Beranda Warganet Zona Merah COVID-19 Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Delapan Daerah

Zona Merah COVID-19 Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Delapan Daerah

Palu (ANTARA) – Zona merah atau zona berisiko tinggi penularan COVID-19 di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bertambah menjadi delapan wilayah.

Pusat Data dan Informasi COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Pusdatin) mencatat ada delapan wilayah: Kota Palu, Kabupaten Sigi, Pozo, Tojo Una-Una, Morovali, Banggai, Bangai Laut, dan Kepulauan Bangai.

“Saat ini terdapat 523 kasus aktif COVID-19 atau 523 orang di Palu yang terinfeksi COVID-19 dan saat ini dikarantina sendiri atau di Puskesmas setempat,” kata Pusdatina Moh, Juru Bicara Badan Penanggulangan Covid-19 Sulawesi Tengah. 19 provinsi. Haris Kariming, Senin.

Selain itu, ada 275 kasus aktif COVID-19 di Shigi, 386 kasus aktif di Poso, 142 kasus aktif di Tojo-Una-Una, 184 kasus aktif di Morovali, 550 kasus aktif di Banggai, 70 kasus aktif di Kepulauan Bangai dan 24 kasus aktif. kasus di Bangkai. laut.

“Sementara, lima kecamatan masuk dalam zona oranye atau zona dengan risiko penularan dan penyebaran COVID-19 sedang. Kelima daerah itu adalah Tolitoli, Buol, Dongala, Parigi Mutong dan Morovali Utara,” ujarnya.

Tolitoli memiliki 153 kasus aktif COVID-19, 41 kasus aktif di Buola, 75 kasus aktif di Donggal, 228 kasus aktif di Parigi Mutong dan 210 kasus aktif di Morovali Utara.

“Total 17.065 orang telah terpapar COVID-19 di Provinsi Sulawesi Tengah. Dari 17.065 orang tersebut, 13.726 telah sembuh, 478 meninggal dan 2.861 pasien masih dalam karantina atau di Puskesmas setempat,” katanya. dijelaskan.

Selain itu, 624 sampel swab saat ini sedang diuji.
Haris berharap 624 sampel BTA negatif sehingga tidak terjadi wabah kasus COVID-19 di Sulawesi Tengah.

Oleh karena itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk patuh dan disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menjauhi keramaian agar tidak terpapar.

“Langkah ini sangat penting dalam memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Artikel sebelumyaTransformasi makna Idul Adha di tengah pandemi
Artikel berikutnyaSapi kurban Presiden diserahkan ke Masjid Al-Munawwaro, Jambi.