Beranda Warganet Warga Sigi berkendara sejauh 70 km untuk membantu sembako warga Isoman di...

Warga Sigi berkendara sejauh 70 km untuk membantu sembako warga Isoman di Palu

Palu (ANTARA) – Desander (21), warga Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, siap menempuh jarak sekitar 70 kilometer untuk membagikan paket sembako kepada warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) akibat infeksi COVID-19 di kota tersebut. Palu, melalui alinea komando. Roa Jaga Relawan Roa di kota.

“Saya berniat membantu, bukan mencari untung,” kata Desandrea di Posko Roa Jaga Roa Palu, Selasa malam (8 Oktober).

Desandera mengakui bahwa dia membantu orang yang menderita isomanisme, bukan dengan paksaan, tetapi dengan dorongan pribadi. Pada jarak 70 kilometer, ia mengendarai sepeda motor ke ibu kota Sulawesi Tengah.

Ia mengaku mengetahui posko relawan Roa Jaga Roa dari sebuah postingan di jejaring sosial, kemudian ia mengetahuinya dan mulai berkomunikasi melalui jejaring sosial dengan salah satu relawan yakni Joshua Marunduh.

Menyusul percakapan tersebut, Desander yang juga pemilik warung makan di Desa Tongoa, Kecamatan Palolo, Shigi Regensi, menyiapkan bahan makanan untuk diantar ke kantor pos.

“Saya telah menyiapkan set makan malam saya di malam hari. Di pagi hari dipanaskan dan kemudian dibungkus. Setelah packing sekitar jam 8.00 pagi, saya langsung naik motor ke kota Palu dan sampai sekitar jam 10.00 WITA. Untuk paket makan malam saya mulai mempersiapkannya pada sore hari, mengemasnya kemudian membawanya kembali ke Pala dan sampai di posko Roa Jaga Roa sekitar pukul 17.30 WITA,” ungkapnya.

Sekali jalan, Desandera dapat membawa sekitar 20 kantong makanan, yang diantarkan dua kali sehari.

Josua Marundu, salah satu relawan Roa Jaga Roa, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi warga dalam membantu sesama.

“Saya kira kios yang dikelola Desander tidak jauh dari ibu kota,” kata Joshua.

Ia menjelaskan, Posko Relawan Covidt Roa Jaga Roa telah merawat sekitar 400 warga isomaniak di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Selain menyiapkan paket sembako, rombongan juga menyiapkan vitamin, oksigen, dan ambulans untuk rujukan ke rumah sakit.

“Semua persil Isomania dan lainnya dikelola dengan sumbangan dari berbagai pihak. Ada juga barang sumbangan yang diantar langsung ke kantor pos,” kata Joshua.

Artikel sebelumyaIndustri jamu Indonesia menghadapi krisis komoditas
Artikel berikutnyaOxygen Concentrator dibantu Panglima TNI tiba di Sumbar dan Sumut.