Beranda Warganet Wapres: Vaksinasi COVID-19 Tentukan Penurunan Insiden PPKM

Wapres: Vaksinasi COVID-19 Tentukan Penurunan Insiden PPKM

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Maaruf Amin mengatakan menjangkau masyarakat yang telah menerima vaksin Covid-19 merupakan syarat dan ketentuan untuk mengurangi tingkat penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di daerah.

Hal itu dikatakannya saat meninjau pengenalan vaksinasi Covid-19 di Pusat Vaksinasi Sinergi Sehat di The Media Hotel and Tower, Jakarta Pusat, Selasa.

“Jadi vaksin ini menjadi salah satu penentu penurunan kadar (PPKM), jadi kita sangat menjaga komunitas ini tetap terjaga meski Covid-19 belum hilang sama sekali,” katanya di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan, syarat turunnya PPKM dari level III menjadi level II, minimal 50 persen masyarakat di daerah itu harus mendapat vaksin. Sedangkan untuk menurunkan tingkat PPKM dari II menjadi I, 70 persen masyarakat divaksinasi Covid-19.

“Kita ingin ini tercapai ketika pindah dari level III ke level II, setidaknya 50 persen orang akan divaksinasi. Dari (PPKM) Tingkat II ke Tingkat I, kita harapkan 70 persen masyarakat sudah divaksinasi,” ujarnya. dijelaskan.

Sebelumnya, Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Panjayitan mengatakan dalam keterangannya, Senin (13/9), pemerintah akan menggunakan angka cakupan vaksinasi untuk memperkirakan penurunan tingkat PPKM di Jawa dan Bali.

“Pertama, cakupan vaksinasi dengan dosis pertama harus mencapai 50 persen, dan cakupan untuk lansia (lansia) harus mencapai 40 persen, sebagai syarat tambahan untuk bisa berpindah dari yang ketiga ke yang kedua,” katanya. …

Daerah yang saat ini berada di Level II diberikan waktu dua minggu untuk mencapai tujuan ini. “Jika (tujuan) tidak tercapai, statusnya akan ditingkatkan lagi ke tingkat ketiga,” katanya.

# ingat
#sudah divaksinasi3M
#vaksin lindungi kita semua

Artikel sebelumyaMaaruf Amin mendorong kolaborasi dengan pentahelix untuk mempercepat produksi vaksin
Artikel berikutnyaTim Robotika UMM siap menerbangkan pesawatnya di ajang UAV di Turki.