Beranda Warganet Wapres harus menyapa peserta Festival Sandeq di Balikpapan

Wapres harus menyapa peserta Festival Sandeq di Balikpapan

Wapres K.H. Maruf Amin telah kami konfirmasi akan hadir dalam pertemuan para peserta Festival Sandek di Balikpapan.

Mamuju, Sulbar (ANTARA). Wakil Presiden RI KH Maruf Amin menyambut baik peserta festival Sandek di Balikpapan, Kalimantan Timur, kata Akmal Malik, Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), kata.

“Kami telah mengkonfirmasi bahwa Wakil Presiden KH Maruf Amin akan menghadiri pertemuan festival Sandek di kota Balikpapan,” katanya di Mamuju, Rabu.

Dalam sambutannya, Akmal Malik mengatakan, lima provinsi yang mewakili pulau Jawa, Papua, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera akan menyerahkan kekuasaannya kepada Wakil Presiden KH Maruf Amin.

“Kami juga menggelar prosesi tari seni budaya, sekaligus menghadirkan simbol dukungan kepada Presiden sebagai simbol 34 provinsi Indonesia mendukung percepatan pembangunan IKN,” ujarnya.

Dikatakannya, sebanyak 34 kapal sundek yang sudah berada di Pulau Salissingan, Kabupaten Mamuju, pada Rabu (9/7) akan melanjutkan perjalanan menuju Pantai Manggar, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Awalnya, lanjutnya, pada 31 Agustus 2022, 35 perahu sandek, serta perahu pattonda atau pendamping diberangkatkan dari panggung Tanjung Silo.

Namun, selama perjalanan dari Mamuju ke Pulau Ambo, para peserta mengalami badai yang merusak satu perahu dan menghalangi mereka untuk melanjutkan ke babak berikutnya, katanya.

“Akibat badai yang cukup kuat, satu perahu rusak parah, sehingga tidak bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya. Sedangkan 34 perahu sandek lainnya melanjutkan perjalanan ke Pulau Salissingan kemudian dilanjutkan ke Pantai Manggar, Kota Balikpapan,” katanya.

Sebanyak 34 peserta Sandeq Festival dijadwalkan tiba di Pantai Manggar Balikpapan pada Rabu sore.

Setibanya di Pantai Manggar Balikpapan, Pj Gubernur Sulbar bersama enam bupati Sulbar akan menyerahkan proses serah terima kepada Wali Kota Balikpapan dan Gubernur Kaltim, kata Akmal Malik.

Artikel sebelumyaMoeldoko menekankan pentingnya sinergi K/L untuk mempermudah kehidupan nelayan.
Artikel berikutnyaKementerian ESDM: PLN Matikan Listrik di Tambang Timah Ilegal