Beranda News Wakil Ketua DPD RI Jelaskan Hubungan Islam dan Demokrasi Indonesia

Wakil Ketua DPD RI Jelaskan Hubungan Islam dan Demokrasi Indonesia

Jakarta (ANTARA) –

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Indonesia (DPD) Sultan B. Najamudin menjelaskan hubungan Islam dan demokrasi Indonesia saat menerima undangan dari pimpinan salah satu universitas ternama Inggris, Loughborough University.
Sultan B. Najamudin, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan program akademik tersebut sedang menyelesaikan rangkaian kunjungan Wakil Ketua dan belasan anggota DPD RI ke Inggris dan Skotlandia menyusul berakhirnya agenda utama COP 26 di Glasgow.
Sultan disambut langsung oleh Rektor Universitas dan Wakil Rektor Universitas Loughborough Profesor Nick Jennings CB FREng beserta para Dekan, Pimpinan Kurikulum/Departemen dan Dosen Senior.
Di hadapan ratusan ulama dari Loughborough University, Sultan secara singkat dan jelas memaparkan kehidupan umat Islam Indonesia dan hakikat ideologi Panchasil terkait dengan praktik khas demokrasi Indonesia.

Sultan mengatakan bahwa Panchasila adalah ideologi sentral yang membandingkan prinsip ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Dengan demikian, Panchasila sesungguhnya merupakan ideologi dunia yang mengatasi sekat-sekat nasionalisme dan bersifat universal,” kata Sultan.
Meski Indonesia dikenal sebagai negara multinasional dengan penduduk muslim terbesar di dunia, lanjutnya, demokrasi Indonesia mampu berkembang dan dapat diterima dengan baik oleh umat Islam.
Karena Islam identik dengan demokrasi. Keduanya menghormati hak asasi manusia, perdamaian, keadilan sosial, dan hak individu.
Profesor Nick Jennings mengakui bahwa pihak kampus sangat antusias dengan topik dan isi pidato Sultan. Mereka terkesan dengan kehidupan sosial bangsa Indonesia yang damai dan penuh perhatian dalam lingkungan keragaman agama, suku, dan budaya.
“Setelah itu, sepertinya kita harus menawarkan kerjasama universitas dan kolaborasi antara Loughborough University dengan kampus-kampus di Indonesia. Dan kami berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di sini,” ujarnya.
Selain itu, Sultan dan rekan-rekan senatornya yaitu Ema Yohana, Dedi Iskandar Batu Bara, Evi Zaenal, Denti, Darmansyah Husein, Mambero dan Inciavati Ayyus, diundang Wakil Rektor untuk mengunjungi beberapa fakultas dan perpustakaan kampus.
Sementara itu, Senator Dedi Iskandar Batu Bara dari Sumatera Utara berbagi kesan mendalam tentang tradisi akademik di Loughborough University yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan ilmiah.
“Tinggal di kampus utama Inggris adalah pengalaman akademis yang penuh dengan sains, pengetahuan, dan kemanusiaan. Kami merekomendasikan agar anak-anak Indonesia menjadi bagian dari civitas akademika Loughborough University,” ujarnya.

Artikel sebelumyaPolisi melakukan tes DNA pada mayat wanita dan bayi yang ditemukan sebagai bagian dari proyek SPAM
Artikel berikutnyaCapolda Grup Gabungan Ungkap Dua Jenazah Di Kupang