Beranda Warganet USK-ANRI Jalin Kerjasama Kearsipan

USK-ANRI Jalin Kerjasama Kearsipan

Banda Aceh (ANTARA) – Universitas Sia Kuala menjalin kerjasama dalam pengembangan dan pendidikan kearsipan dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Wakil Rektor I USK Profesor Marwan Darussalam, Jumat mengatakan, ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan Pusat Penelitian Arsip Bencana/Tsunami, pembuatan program pendidikan vokasi kearsipan, dan pendirian lembaga pendidikan tinggi kearsipan.

Kemudian pengenalan pengelolaan arsip dinamis dan statis berbasis teknologi informasi dan komunikasi, pengembangan dan pengembangan SDM kearsipan, serta pengembangan Program Arsip Digital Tsunami Aceh (DATA).

“Dari segi sumber daya, USK juga sangat bersedia mendukung catatan sejarah tsunami di Aceh dan dunia. Dimana semua ini bisa menjadi cikal bakal World Disaster Knowledge Center,” ujar prof. Marwan.

Ketua ANRI Imam Gunarto mengatakan, ANRI bertugas menjaga arsip bencana alam.

“Tidak cukup hanya menyimpan arsip, itu harus menjadi sarana pembelajaran,” katanya.

Ia menilai kerjasama dengan USK sangat tepat karena universitas memiliki keunggulan dalam penelitian kebencanaan.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk USK, untuk menjadikan arsip (bencana) ini sebagai memori dunia. Sebab, begitu diakui memori dunia, tidak akan diklaim oleh negara manapun,” ujarnya.

Dalam rangka acara ini juga diselenggarakan seminar dengan topik “Menuju Pusat Arsip Kebencanaan Dunia” yang dihadiri oleh empat pembicara yaitu Ketua ANRI Rektor USK Prof. Dr.Ir. Samsul Rizal, M.Eng, Kepala Badan Kepegawaian, Dr. Ir. Bima Haria Vibisana, MSIS, dan Direktur Perpusnas, Dr. Muhammad Syarif Bando, MM.

Rektor USK Profesor Samsul Rizal mengatakan USK masih berperan aktif dalam upaya PRB. Ini termasuk pendirian pusat penelitian kebencanaan dan dimasukkannya materi terkait kebencanaan dalam kurikulum.

Rektor mengatakan arsip bencana tidak boleh dilihat sebagai dokumen pasif. Namun harus aktif digunakan untuk bahan penelitian dan pengembangan di bidang penanggulangan bencana.

Artikel sebelumyaUntirta belajar pengembangan IT dan kampus mandiri di USK
Artikel berikutnyaUI terus berupaya menjadi kampus bertaraf internasional