Beranda Trending Untuk mengenang Toechi Gerarti melalui "TOETI, GERAKAN"

Untuk mengenang Toechi Gerarti melalui "TOETI, GERAKAN"

Jakarta (ANTARA) – Anggota sivitas Universitas Indonesia, Dra. Niniek L. Karim dan dr. Adrianus L. Gerung memprakarsai rangkaian acara “TOETI, KERGERAK” dalam rangka memperingati hari lahir penulis dan akademisi Toeti Gerati Noerhadi Russeno.

“Melalui perayaan ini, kami mengajak hadirin untuk mendengarkan pemaparan para pembicara dan kemudian berkesempatan untuk berpartisipasi dalam diskusi yang kami rancang khusus untuk menemukan kembali ingatan kita akan Profesor Toyeti,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Budaya tersebut. Universitas Indonesia dan Ketua Panitia Dr. Adrian dalam keterangannya, Jumat.

“Melalui rangkaian acara ini, kami mengajak bapak dan ibu sekalian untuk kembali membaca, berdiskusi, mengembangkan dan merenungkan pemikiran Profesor Toyeti, karya-karyanya dan contoh tindakan yang ia tinggalkan dalam ingatan kita dan interaksi langsung dengannya. atau dengan karya-karya yang ia terbitkan semasa hidupnya,” imbuhnya.

“TOETI, MOVEMENT” – aksi yang didedikasikan untuk ulang tahun prof. Toechi ke-88, yang jatuh pada 27 November.

Sosok Prof. Toychi dikenal dan dikenang oleh banyak orang sebagai ilmuwan, intelektual, pemikir filosofis, penulis, humanis, seniman, pengusaha, birokrat, aktivis hak asasi manusia, kurator seni dan pejuang kesetaraan gender.

Profil yang sangat kaya ini tidak dapat disangkal jika kita mempertimbangkan rekam jejak karir seorang profesor. Toechi, sejak awal masuk Universitas Indonesia sebagai Sarjana Kedokteran, hingga ia bersama rekan-rekannya memprakarsai pendirian Jurusan Filsafat di Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

TOETI, MOVEMENT – Penghargaan kepada Profesor Toyeti Gerati Noerhadi Russeno adalah forum kolaborasi yang didedikasikan untuk jasa, pemikiran, dan kontribusi Prof. Toyeti dalam Filsafat, Sastra dan Budaya.

Rangkaian acara ini diadakan tidak hanya untuk mengenang kehidupan Prof. Toychi dengan segala prestasi yang ia capai dalam hidupnya, dan juga untuk menunjukkan semangat kerjasama antara prof. Toeti yang saat ini tersebar di banyak instansi dan institusi.

Selain itu, acara ini digelar untuk mempelajari jejak-jejak pemikiran sang profesor. Toyeti sebagai inspirator perjuangan hak-hak perempuan, filsuf, penulis dan ilmuwan budaya.

Juga, memamerkan karya prof. Toeti dalam bentuk diskusi, pertunjukan dan video untuk memperkenalkan kepada penonton tentang ciri khas topik kesetaraan gender dalam bidang sastra dan filsafat di Indonesia.

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia mengundang institusi di luar UI yang pernah menjadi rumah Prof. Toeti melayani dan bekerja; antara lain Dewan Kesenian Jakarta, Institut Kesenian Jakarta, Akademi Jakarta, Museum & Galeri Cemara 6 dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Acara ini akan diselenggarakan secara online melalui Zoom Meeting dan Siaran langsung Youtube, di seri dan dibagi menjadi tiga bagian; yaitu komentar publik 1, 2 dan 3 yang akan berlangsung pada 12, 19 dan 26 November 2021.

Selain itu, video “TOETI, Sang GERGERAK” akan ditayangkan di DKJ.net.

Artikel sebelumyaSahroni: Permendikbudristek Tanggapi Kekhawatiran Maraknya Kekerasan
Artikel berikutnyaPKC Memanggil Dua Saksi dalam Kasus Suap Pajak