Beranda Nusantara Transplantasi terumbu karang Peduli Pesisir Maluku di Banda

Transplantasi terumbu karang Peduli Pesisir Maluku di Banda

Perasaan memiliki properti bawah laut akan menjadi kabar baik.

Ambon (ANTARA), organisasi lingkungan yang berbasis di Ambon, kawasan pesisir Kepulauan Maluku, melakukan transplantasi bibit karang Acropora sp di Pantai Capitan, Pulau Gunung Api, Kabupaten Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Sabtu.

Terletak sekitar delapan meter di lepas pantai Kapitan yang berada di kaki Gunung Banda, transplantasi karang dilakukan oleh Maluku Coastal Care bekerja sama dengan Barracuda Diving Club yang merupakan cabang kegiatan siswa SMA Hatta Sjahrir Banda.

Sedikitnya 100 bibit terumbu karang spesies Acropora sp dilepasliarkan di lokasi transplantasi sepanjang 20 meter. Anakan karang tersebut berasal dari aliran lava gunung berapi Banda.

Joachim Lavolio dari Maluku Coastal Care mengatakan transplantasi karang dilakukan dengan metode jaring laba-laba menggunakan media untuk menumbuhkan bibit terumbu karang berdiameter 80 sentimeter dan tinggi 40 sentimeter yang masing-masing berisi 20 bibit terumbu karang.

Tempat pendaratan – habitat terumbu karang yang didominasi oleh Acropora sp. Banyak ditemukan terumbu karang yang rusak akibat ulah warga sekitar.

Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, Moluccas Coastal Care akan memantau pertumbuhan terumbu karang di lokasi pendaratan, seperti memantau puing-puing, arus dan cuaca, termasuk pemantauan bawah air, untuk mendapatkan tingkat pertumbuhan karang yang akurat.

Operasi transplantasi karang telah diinformasikan kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan pemerintah setempat, kata Joachim, karena situs tersebut diharapkan dapat menjadi laboratorium bawah laut bagi generasi muda untuk penelitian terkait terumbu karang.

“Substrat tanam berpasir dan berlumpur cocok untuk spesies Acropora. Awalnya, hanya lima lingkungan yang merupakan prototipe. Khususnya karang kecil, karang keras dan karang lunak sudah mulai bermunculan,” ujarnya.

Joachim berharap kawasan transplantasi karang Maluku Coastal Care didukung oleh masyarakat Captain Beach, karena kesadaran akan perlunya menjaga kelestarian ekosistem laut akan berdampak baik bagi mereka.

“Kegiatan untuk mendukung pertumbuhan karang sudah menjadi keharusan bagi setiap warga pesisir. Perasaan memiliki properti bawah laut akan menjadi kabar baik bagi kita semua di masa depan, ”katanya.

Artikel sebelumya"Kita bisa menjadi pahlawan" akan dilanjutkan pada tahun 2022
Artikel berikutnyaGAMKI mendukung penuh penangkapan penoda agama