Beranda Trending Tidak ada opsi hybrid, We The Fest 2022 sedang diadakan "offline penuh"

Tidak ada opsi hybrid, We The Fest 2022 sedang diadakan "offline penuh"

Jakarta (ANTARA) – We The Fest 2022 Music Festival siap digelar 23-25 ​​September 2022 di Kompleks Olahraga GBK Senayan, Jakarta dengan konsep event offline penuh atau tidak dalam versi hibrida.

“Kami tidak memperkenalkan sistem hybrid tahun ini, kami sepenuhnya offline,” kata kepala Ismaya Live David Ferdian pada pertemuan media di Jakarta, Kamis.

Seperti diketahui, festival musik tahunan yang digelar sejak 2014 di kompleks Senayan itu menggelar acara online. Hal ini disebabkan merebaknya virus corona di Indonesia yang menyebabkan pembatasan aktivitas di luar ruangan.

“Kami berharap dan berharap kami dapat terus bekerja secara offline,” kata Sarah Deshita, konsultan merek Ismaya Live di lokasi yang sama.

Kabarnya tahun ini ia akan mendatangkan banyak musisi luar negeri seperti Pink Sweat$, Offset, Swae Lee dan puluhan musisi Indonesia yang siap menghibur para pengunjung We The Fest 2022.

Hari pertama We The Fest akan menampilkan musisi lokal seperti Afgan, Ardhito Pramono, Bilal Indrajaya, Danilla, Monkey to Millionaire, Pamungkas, Petra Sihombing, Sore dan Teddy Adhitya, serta musisi asing seperti Jackson Wang. Kaus merah muda.

Tulus, Vidi Aldiano, Indies, Hondo, Hursa, Bronze, Rendy Pandugo, Zack Tabudlo, Offset CL, Dipha Barus, Isyana Sarasvati, R3hab dan Surf Mesa turut memeriahkan festival di hari kedua ini.

Di tengah acara, festival musik terbesar se-Asia Tenggara ini akan dimeriahkan oleh Maliq & D’Essentials, Oh Wonder, Raisa, Shallou, Snakehips, Basboi, Gangga, Idgitaf, Nadin Amizah, Oslo Ibrahim, Scaller, The Adams, Sway Lee, Jeremy Zucker, Laleilmanino dan Virgo 19 kaki Ello.

We The Fest tidak hanya menampilkan hiburan musik, tetapi juga seni, fashion, dan gastronomi, seperti tahun-tahun sebelumnya. Menurut pihak penyelenggara, tahun ini festival akan penuh kejutan bagi pengunjung.

Artikel sebelumyaKomisi IV DPR dan KLHK segel sejumlah bekas tambang di Bintan
Artikel berikutnyaDensus tangkap delapan tersangka teroris dari kelompok Anshor Daulah di Dumai