Beranda Hukum Terdakwa yang menyuap auditor BPK Jabar itu mengaku tidak diperintahkan Ade Yasin.

Terdakwa yang menyuap auditor BPK Jabar itu mengaku tidak diperintahkan Ade Yasin.

Bandung (ANTARA). Dituduh menyuap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), juru bicara Jawa Barat Ihsan Ayatullah mengakui Bupati Bogor tidak aktif Ade Yasin tidak memerintahkannya selama berurusan dengan BPK.

“Yang Mulia, berulang kali saya tegaskan bahwa saya tidak pernah menerima perintah (dari Ade Yassin) untuk mengelola BPC ini,” kata Ihsan dalam sidang dugaan suap terhadap auditor BPC dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Bandung. , Jawa Barat, Senin.

Ihsan yang merupakan Kepala Bendahara Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor juga mengajukan sejumlah pertanyaan kepada saksi Dede Sopyan (pemilik CV Dede Print) yang diwakili KPU. untuk jaksa Pemberantasan Korupsi (BPK).

“Pernahkah Anda melihat Ade Yassin memberi saya perintah langsung tentang Direksi ini?” tanya Ihsan yang hadir secara online dalam sidang yang dipimpin Hakim Gera Kartiningsich.

“Tidak pernah,” kata Dede.

Ihsan kemudian bertanya lagi kepada Dede Sopyan tentang hubungannya dengan mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin (RG).

“Kak Dede, melihat atau mendengar Pak RI memberikan instruksi langsung kepada saya tentang BOD ini?”

“Tidak pernah,” kata Dede.

Kejaksaan BPK menghadirkan sejumlah pengusaha yang menggarap proyek di Pemkab Bogor sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terhadap auditor BPC.

Pengusaha yang hadir : Sinta Dek Chekawati (Ketua Kadin Kabupaten Bogor), Joharudin Syah (Direktur CV Raihan Putra), Lai Bui Ming Alias ​​​​Anen (Pengusaha), Sabrin Amirudin (Direktur PT Sabrina Jaya Abadi), Dede Sopian (Pemilik dari CV Dede Print) dan Sunario (Presiden Direktur PT Kemang Bangun Persada).

Selain pengusaha, jaksa PKC juga memperkenalkan dua pegawai kontrak Pemkab Bogor, yakni Diva Medal Munggaran (petugas dinas PUPR) dan Anisa Rizki (ajudan bupati) yang hadir secara online di persidangan.

Agenda pemeriksaan saksi yang digelar sebanyak empat kali itu melibatkan 27 saksi, mulai dari pegawai Pemerintah Kabupaten Bogor hingga pegawai perwakilan BPC RI Jawa Barat.

Saksi diperiksa terkait empat terdakwa, yakni Bupati Bogor inaktif Ade Yasin, Kepala Subid Kasda BPKAD Ihsan Ayatullah, Sekretaris Dinas PUPR Adam Maulana dan PPK Dinas PUPR Rizki Tufik Hidayat.

Artikel sebelumyaKomisi DPR RI-BPIP II Sosialisasikan Ideologi Pancasila di Pariaman
Artikel berikutnyaPengacara Keluarga Brigadir Jenderal Joshua Menghormati Hasil Otopsi Ulang