Beranda Nusantara Tahura Ngurah Rai Bali Tambah 5.000 Mangrove untuk Konservasi

Tahura Ngurah Rai Bali Tambah 5.000 Mangrove untuk Konservasi

Satu biji saja sudah berdampak besar, jadi kalau menanam 5000 biji akan lebih banyak manfaatnya.

Denpasar (ANTARA) – Tim Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Hutan Raya Ngurah Rai (Tahura), Bali menerima tambahan 5.000 bibit mangrove yang ditanam di Kawasan Mangrove Pamogan, Denpasar untuk konservasi berkelanjutan guna mempercepat pertumbuhan mangrove. rehabilitasi.

“Memang semakin banyak semakin baik untuk pelestarian ekosistem mangrove. Satu bibit saja sudah berdampak besar, jadi menanam 5.000 bibit akan lebih banyak manfaatnya,” kata Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai dan Ketut Subandi di Denpasar, Rabu.

Subandi mengatakan sekitar 80 persen dari total luas hutan mangrove Bali seluas 3.000 hektare saat ini ditanam di Tahura Ngurah Rai yang mencakup 1.373,5 hektare atau 44 persen dari total luas mangrove Bali.

5.000 bibit mangrove lainnya diberikan oleh pihak swasta bekerjasama dengan pemerintah yaitu Jarum Trees for Life (DTFL) Yayasan Jarum bekerjasama dengan 150 mahasiswa yang tergabung dalam Darling Squad.

Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji mengatakan, menyerahkan mangrove untuk konservasi merupakan kegiatan biasa bagi pihaknya untuk berkontribusi dalam mewujudkan G20 dengan menanam dan merawat mangrove.

Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Bali Wayan Koster yang disampaikan oleh Sekretariat Daerah Bali dan Asisten Kesra Yi Gede Indra Deva Putra, kerjasama antara pemerintah dan swasta sangat diperlukan.

“Kami mengapresiasi kegiatan penanaman dan pelestarian mangrove yang digagas oleh Yayasan Jarum. Kegiatan ini merupakan wujud nyata penanaman mangrove sebagai simbol kelestarian lingkungan dan upaya mitigasi perubahan iklim, serta sebagai bentuk kepedulian dan konservasi mangrove. hutan, kata Indra.

Ia menyadari seiring berjalannya waktu, luas hutan mangrove Takhur semakin berkurang akibat alih fungsi kawasan hutan untuk berbagai kepentingan umum.

Padahal hutan mangrove sendiri memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan, seperti menjaga kestabilan garis pantai, melindungi pantai dan sungai dari erosi atau abrasi, sebagai habitat biota laut, menghasilkan oksigen dan menahan atau menyerap angin kencang. dari laut ke daratan laut.

Artikel sebelumyaPKC Beri ASN Tiga Strategi Cegah Korupsi
Artikel berikutnyaBadai petir diperkirakan melanda delapan kabupaten di Kaltim pada awal September.