Beranda Warganet RS Dr.Soetomo menambah 200 tempat tidur untuk pasien COVID-19

RS Dr.Soetomo menambah 200 tempat tidur untuk pasien COVID-19

Surabaya (ANTARA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Soetomo Surabaya menambah 200 tempat tidur untuk merawat pasien COVID-19, termasuk kamar unit perawatan intensif (ICU) dan unit perawatan intensif (HCU).

“Ruang tambahan ini terdiri dari enam tingkat yaitu pada tiga lantai yaitu pada lantai 3, 4, 5 dengan kapasitas 200 tempat tidur. Levelnya unit intensif,” kata Gubernur Jawa Timur Hofifa Indar Paravansa saat memeriksa penambahan tempat tidur di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Senin.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu optimistis gedung ICU dan HCU yang berada di gedung parkir tersebut bisa digunakan pada Selasa 20 Juli 2021.

Gubernur Hofifah menjelaskan, seluruh forkopimda tidak akan pernah berhenti berusaha menciptakan sinergi yang seluas-luasnya untuk memerangi pandemi COVID-19.

“Kepaduan kita di Vorkopimda Jawa Timur merupakan bagian dari bukti bahwa kita ingin menjamin perlindungan dan keselamatan warga dengan energi yang maksimal,” kata gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu.

Hofifa juga meminta jajaran tenaga kesehatan seperti dokter untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien COVID-19.

“Sebelumnya kami telah menyampaikan kepada para dokter spesialis, khususnya penyakit paru dan penyakit dalam, bahwa mereka harus bekerja sangat keras untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” kata mantan Menteri Sosial RI itu.

Tenaga kesehatan juga saat ini terus mengupayakan penanganan COVID-19 hulu-hilir antara lain pelayanan pengobatan hilir, dan hilir, penerapan protokol kesehatan 5M dan vaksinasi, kata Hofif.

“Seluruh elemen strategis di Jawa Timur telah meningkatkan vaksinasi secara signifikan. Pelayanan kuratif vaksinasi juga dimaksimalkan. Semoga mereka semua sejalan dengan upaya penyelamatan dan perlindungan masyarakat Jatim,” kata Hofifah.

Artikel sebelumyaGempa berkekuatan 3,5 SR mengguncang Dairie
Artikel berikutnyaTakbiran Virtual, Djokovi mengenang pesan korban