Beranda News Ridwan Kamil menggantikan tiga pejabat Pemprov Jabar

Ridwan Kamil menggantikan tiga pejabat Pemprov Jabar

Bandung (ANTARA) – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengambil sumpah tiga pejabat tinggi tingkat dasar di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Bahkan ada tiga pejabat yang menjabat: I Gusti Agung Kim Fajar Viyati Oka sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Eni Rohyani sebagai inspektur wilayah, dan Wahyu Vijaya sebagai kepala biro administrasi.

Sebelumnya, tiga organisasi perangkat keras regional (RRO) dipimpin oleh penerima tugas (plt).

Gubernur mengatakan rotasi ASN di Pemprov Jabar sudah dilakukan sesuai kebutuhan dan urgensi. Rotasi kemungkinan akan berlanjut hingga akhir tahun 2021.

“Jadi ini tidak mengherankan atau istimewa karena merupakan bagian dari roda pembangunan yang harus terus berputar sesuai kebutuhan dan urgensi,” kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat.

Kang Emil meminta ketiga pejabat baru itu segera mulai bekerja dan cepat beradaptasi dengan konsolidasi. Terutama solusi dari permasalahan yang sudah terlihat, yaitu perang melawan COVID-19 di samping tugas pokok lainnya.

“Sebentar lagi konsolidasi tidak akan terlalu besar adaptasi, kita akan segera atasi masalah 2021 yang sudah terlihat,” ujarnya.

Gubernur sebelumnya telah menginstruksikan bahwa semua kantor wilayah memiliki tanggung jawab, seperti administrasi kesehatan, di samping tanggung jawab inti mereka. OPD diminta untuk melakukan bagiannya dalam memerangi COVID-19 dan membantu orang-orang yang menderita akibat ekonomi.

“Sekarang, dalam situasi pandemi, semua fungsi inti kami ditujukan untuk memerangi COVID-19 dan, tentu saja, untuk meningkatkan nilai-nilai pembangunan,” katanya.

Melayani masyarakat merupakan salah satu dari tiga nilai yang diperhatikan oleh setiap ASN, ujarnya. Dua nilai lainnya, yakni ASN, diperlukan agar selalu menjaga kesusilaan dan meningkatkan profesionalisme.

“Seperti biasa, tiga hal yang harus saya lakukan: menjaga kejujuran, melayani dengan tulus, dan terus mengembangkan profesionalisme, agar Jabar selalu menang di segala bidang,” ujarnya.

Pejabat di Pemprov Jabar kini juga akan dinilai oleh tiga pihak dalam pekerjaannya. Kinerja mereka akan dinilai tidak hanya oleh atasan mereka, tetapi juga oleh rekan kerja dan bawahan yang setara.

“Jadi mungkin tidak terlihat bagus dari sudut pandang manajemen, tetapi harus baik, adil, memotivasi, menginspirasi karyawan bawahannya,” kata Ridwan Kamil.

Artikel sebelumyaKetua DPD berharap anak muda memiliki ruang kreatif yang lebih banyak.
Artikel berikutnyaRoman Basvedan Menghargai Kepemimpinan BPK, Bukan Memperjuangkan Karyawan