Beranda Warganet Review Wisma Jalak Harupat, Pokja COVID-19 Minta Pelaksanaan Pengecekan

Review Wisma Jalak Harupat, Pokja COVID-19 Minta Pelaksanaan Pengecekan

Jakarta (ANTARA) – Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen Ganip Varsito meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan saat berkunjung ke Wisma Atlet Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang akan dijadikan Isolasi Komprehensif bagi Pasien COVID 19.

Protokol kesehatan bertujuan untuk menekan peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia, katanya.

“Tetap jaga protokol kesehatan ya, selalu jaga jarak,” kata Ganip di sela-sela peninjauannya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Dia memeriksa fasilitas untuk memastikan bahwa tempat, tenaga medis dan non medis, dan kondisi ruangan siap menerima penghuni yang dinyatakan positif COVID-19.

Pusat isolasi terpadu ini nantinya akan menyasar pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan dalam kategori bebas gejala (OTG) sehingga proses isolasi lebih terpantau.

Wisma Atlet Jalak Harupat Integrated Isolator memiliki 44 kamar yang dirancang untuk 80 pasien, termasuk 12 kamar di lantai 1 dan masing-masing 16 kamar di lantai dua dan tiga. Satu kamar tidur terdiri dari dua kamar tidur, ruang tamu, dan dapur.

Menurut Dadang Supriatna, Bupati Bandung, pengerjaan fasilitas isolasi terpadu ini tinggal menunggu staf siap.

“Setelah itu, kami akan melakukan inventarisasi dari departemen SDM untuk melihat ketersediaan dan kesiapannya. Kalau sudah selesai, insya Allah secepatnya kita bisa mulai bekerja,” kata Dadang.

Dadang mengatakan, saat ini tenaga kesehatan untuk isolasi terpadu di Wisma Atlet Jalak Harupat membutuhkan 8 dokter, 16 perawat, dua perawat, dua ahli gizi, dan dua teknisi laboratorium medis (ATLM).

Inspeksi juga dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono, Kepala Badan Keamanan Polri Komjen Arif Sulistyanto dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabvilhan) II TNI Marsdya Imran Baidirus.

Panglima TNI mengatakan saat ini jumlah kasus aktif di Indonesia masih cukup tinggi. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh komponen bangsa tentang perlunya kerja sama tim yang serius untuk memerangi pandemi COVID-19. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bandung atas kesiapan bangsal isolasi tersebut.

Sebelumnya, Kepala BNPB dan rombongan sebelumnya sudah memeriksakan ke RS Al-Ihsan untuk prosedur yang sama.

Artikel sebelumyaAPP Sinar Mas mengirimkan 85,8 ton oksigen dari Sumatera Selatan ke Jawa Barat
Artikel berikutnyaPemkab Bangka Barat Siap Implementasi PPKM Level 4