Beranda Warganet Rektor Unib mengumumkan bahwa BEM Fakultas Hukum dibekukan.

Rektor Unib mengumumkan bahwa BEM Fakultas Hukum dibekukan.

Alhamdulillah, hari ini perjuangan sahabat aliansi BEM Universitas Bengkulu dengan organisasi kemahasiswaan telah dimahkotai dengan sukses. Dekan secara resmi telah mencabut keputusan untuk menunda pekerjaan setelah mediasi oleh rektor.

Bengkulu (ANTARA) – Rektor Universitas Bengkulu (Unib) Ridwan Nurazi mengatakan dekan fakultas hukum itu membatalkan keputusan pembekuan kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas hukum tersebut. di bawah kepemimpinan Maulana Taslam.

“Alhamdulillah, keluarga sudah selesai. Ini pertanyaan antara anak dan bapak, jadi bisa diselesaikan secara kekeluargaan, dan ujungnya adalah “happy ending”, ujarnya saat diwawancarai saat selesai melakukan mediasi antara siswa dan orang tua. Fakultas Hukum di Benkulu, Selasa.

Ia menjelaskan keyakinan atas penangguhan tersebut setelah pihak universitas melakukan intervensi sebagai perantara antara mahasiswa yang berdemonstrasi pada Selasa pagi dengan dekan fakultas hukum tersebut.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Unib dari berbagai kurikulum berdemonstrasi di hadapan Dekan Fakultas Hukum sejak Selasa pagi, menuntut pembatalan Dekan No. 3098/UN30.8/HK/2021. untuk membekukan BEM Fakultas Unib hukum.

Demonstrasi ini bahkan diwarnai kerusuhan antara mahasiswa dan aparat keamanan kampus. Situasi semakin memanas ketika pihak fakultas bersikeras tidak mau membatalkan keputusan pembekuan BEM.

Massa yang memilih tetap berada di kantor dekan hingga Selasa malam, memaksa pihak universitas turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Rektor Universitas Benkulu Tere Ade Rempas memuji langkah universitas yang dinilai berhasil memenuhi persyaratan mahasiswa Fakultas Hukum Unib.

Menurut dia, pasca pencabutan SK tersebut, pimpinan BEM Fakultas Hukum Unib di bawah pimpinan Maulana Taslam kembali aktif.

“Alhamdulillah, hari ini perjuangan teman-teman aliansi BEM Universitas Bengkulu dengan organisasi kemahasiswaan telah dimahkotai dengan sukses. Dekan resmi memanggil kembali dekan setelah diterima melalui mediasi rektor,” kata Ade.

Selain mencabut perintah penangguhan, juga diputuskan dalam dialog bersama antara mahasiswa dan fakultas hukum bahwa semua masalah terkait mahasiswa di kampus akan berbasis keluarga.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Hukum Unib mengeluarkan Surat Keputusan No. 3098/UN30.8/HK/2021 untuk membekukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) keluarga besar mahasiswa Hukum Universitas Benkulu periode 2021-2022.

Keputusan tersebut menegaskan bahwa nama-nama yang termasuk dalam struktur kepengurusan BEM Fakultas Hukum Unib periode 2021-2022 tidak berhak melakukan kegiatan apapun atas nama BEM fakultas.

Gubernur BEM Fakultas Hukum Unib Maulana Taslam mensinyalir penangguhan tersebut dipicu oleh serangkaian kritik yang disampaikan oleh Fakultas Hukum BEM di kampus melalui akun Instagram @bem.fhunib.

Kritik yang disuarakan adalah terkait pelayanan kampus kepada mahasiswa, termasuk administrasi akademik yang kompleks dan transparansi pendanaan organisasi kemahasiswaan.

Artikel sebelumyaOrang lumpuh, Dinas Kesehatan masih menunggu hasil pemeriksaan Komnas KIPI.
Artikel berikutnyaKPAI minta pemerintah lindungi anak-anak dari rokok