Beranda Hukum RCMP menangkap dua kapal pukat harimau di perairan Selat Malaka

RCMP menangkap dua kapal pukat harimau di perairan Selat Malaka

Banda Aceh (ANTARA). Kapal pemantau dari Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap dua kapal penangkap ikan yang menggunakan kapal pukat harimau dengan 15 awak kapal di perairan Selat Malaka, Provinsi Aceh.

Kepala Badan Pengawasan Perikanan Kelautan (PSDKP) Lampulo, Banda Aceh, Basri, melalui subkoordinator operasional pengawasan dan penyidikan pelanggaran Erno Adianto di Banda Aceh, Sabtu mengatakan, kedua kapal tersebut mengibarkan bendera Indonesia dari Aceh Timur.

“Dua kapal ditangkap kapal observasi KP Hiu 08 di perairan Peyroylak, Aceh Timur. Saat ditangkap, kedua kapal tersebut sedang memancing dengan pukat harimau,” kata Erno Adianto.

Erno Adianto mengatakan, dua kapal yang ditangkap itu adalah KM Lasmana dengan bobot mati 20 bruto (GT) dan KM Budi Jaya dengan bobot 17 GT.

“Bersama dua kapal, petugas juga mengamankan 15 ABK, tujuh KM Budi Jaya dan delapan KM Lasmana. Dua ton ikan berbagai jenis juga didatangkan dari dua kapal,” kata Erno Adianto.

Erno Adianto mengatakan barang bukti dua ton ikan akan segera dilelang. Uang lelang nantinya akan menjadi pengganti alat bukti di pengadilan.

Erno Adianto mengatakan, penangkapan dua kapal tersebut berawal dari permintaan Pemkab Aceh Utara dan Pemkab Aceh Timur kepada KKP terkait pembagian kapal pukat harimau.

Atas permintaan tersebut, Erno Adianto mengatakan, RCMP memerintahkan kapal pengamat untuk meningkatkan patroli di perairan Selat Malaka. Akibatnya, dua kapal ditangkap menggunakan pukat harimau di perairan Peyroylak, Aceh Timur.

“Dua kapal ditarik ke pangkalan PSDKP Lampulo, Banda Aceh. Saat ini, 15 ABK berada di pangkalan PSDKP Lampulo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Erno Adianto.

Artikel sebelumyaKontrol pemilihan CPNS Kemenkumham Anda melalui aplikasi Kumham Ready
Artikel berikutnyaDosen USK Aceh yang pernah dipenjara akan mengajar dari dalam penjara