Beranda Warganet Psikolog: Merawat psikologi anak saat PTM sangat penting.

Psikolog: Merawat psikologi anak saat PTM sangat penting.

Kendari (ANTARA) – Psikolog anak Seto Muladi mengingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga psikologi anak dengan partisipasi terbatas dalam pendidikan penuh waktu (PTM), terutama di masa pandemi COVID-19.

“Semua pihak harus melindungi kesejahteraan psikologis anak dengan mengikuti PTM Terbatas atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” katanya dalam dialog virtual antara Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) – KPCPEN di Kendari, Kamis.

Selain itu, menurut Ketua Badan Perlindungan Anak Indonesia, perlu adanya pendidikan bagi orang tua, dengan penekanan khusus pada pengajaran apa yang penting bagi anak.

“Jangan fokus menyelesaikan kurikulum, karena ini kurikulum darurat saat PJJ,” ujar pria yang akrab disapa Kak Seto ini.

Dia mengatakan bahwa mengajar adalah hak setiap anak, bukan tanggung jawabnya. Peran orang tua sangat penting untuk terus mendorong semangat belajar anak daripada menekannya.

Belajar efektif berarti belajar dalam suasana yang menyenangkan, ujarnya. Jika anak sedang stres, hasilnya akan kontraproduktif.

“Sebanyak 13 persen anak Indonesia mengalami depresi akibat tekanan orang tua saat belajar di rumah,” kata Kak Seto.

Seperti yang juga dikatakan Seto, semua anak pada dasarnya suka belajar dan pintar. Oleh karena itu, orang tua harus kreatif dalam mendidik anaknya di rumah.

Sri Vahyuningsih, Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengatakan secara nasional, sekitar 39 persen dari 270.000 sekolah telah menerapkan PTM terbatas untuk semua jenjang.

Untuk mengoptimalkan kualitas pendidikan dan mengurangi risiko kesehatan, pemerintah mendorong satuan pendidikan Kepatuhan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat 1-3 membuka pelatihan terbatas tatap muka (PTM).

“Satuan pendidikan didorong untuk membentuk gugus tugas COVID-19 untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dipatuhi di setiap sekolah. Kesehatan dan keselamatan adalah prioritas utama,” kata Sri Vahyuningsih.

Pemerintah secara luas mensosialisasikan regulasi teknis PTM terbatas dengan pemerintah daerah, dalam hal ini dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota.

Artikel sebelumyaPerkuat SP4N LAPOR!, Menteri Johnny: Kominfo Siapkan Dukungan Teknis dan Komunikasi Publik
Artikel berikutnyaSatgas TNI Bagikan Alat Tulis Kepada Siswa SD