Beranda News Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Inggris yang baru

Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Inggris yang baru

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Inggris yang baru, Liz Truss.

Hal itu disampaikan Presiden melalui cuitan di akun Twitter resminya @jokowi, Rabu.

Dalam sambutannya, Presiden juga mengundang Perdana Menteri Liz Truss untuk memperkuat kemitraan strategis antara RI dan Inggris dalam mencapai stabilitas dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.

Jokowi juga memuji pendahulu Truss, Boris Johnson.

“Selamat kepada Perdana Menteri Inggris yang baru, Liz Truss. Mari bekerja sama untuk memperkuat kemitraan strategis antara Inggris dan Indonesia dan membawa perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Indo-Pasifik. Salam hangat dan terima kasih untuk teman baik saya Boris Johnson,” cuit Presiden Jokowi. .

Liz Truss diumumkan sebagai Perdana Menteri Inggris yang baru pada Selasa (9 September), menggantikan Johnson, yang sebelumnya mengundurkan diri.

Truss sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Inggris dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi di London pada 19 April lalu, di mana mereka menyepakati roadmap kemitraan kedua negara untuk periode 2022-2024.

Roadmap tersebut memuat sejumlah program kerja sama strategis kedua negara di bidang ekonomi, politik, keamanan, dan lingkungan.

Salah satunya adalah kesepakatan untuk menghilangkan praktik perdagangan yang diskriminatif dengan menjajaki kemungkinan membangun langkah saling pengakuan untuk standardisasi dan sertifikasi.

Selain itu, roadmap tersebut juga mencakup kerja sama di bidang transmisi energi, kesehatan dan dukungan dari Inggris ke Indonesia sebagai rantai pasokan industri global, serta penguatan kerja sama regional dan global.

Inggris juga menyatakan dukungannya terhadap Presidensi G20 Indonesia.

Negara Ratu Elizabeth merupakan salah satu mitra penting Indonesia dalam kerja sama bilateral, bahkan di tengah pandemi, perdagangan kedua negara akan tumbuh sebesar 18 persen pada tahun 2021, dari US$2,2 miliar menjadi US$2,6 miliar.

Investasi Inggris di Indonesia juga meningkat sebesar 67 persen, dari $192,8 juta menjadi $322,9 juta.

Artikel sebelumyaAPTISI Banten mendorong perguruan tinggi untuk membangun hubungan dengan perusahaan
Artikel berikutnyaSilviana: Pj Gubernur DKI Harus Jujur dan Berdedikasi