Beranda Warganet Praktisi IPB: Teknologi Digunakan untuk Memanusiakan Manusia

Praktisi IPB: Teknologi Digunakan untuk Memanusiakan Manusia

Jakarta (ANTARA) – Praktisi dari IPB University Prof. Seminar Kundang Boro menyatakan bahwa penguasaan teknologi bukanlah halangan untuk lapangan kerja, melainkan sarana memanusiakan manusia di berbagai bidang kehidupan.

“Teknologi dapat menyelamatkan manusia dari kelelahan dan meningkatkan produktivitasnya,” kata Kundang Boro dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pernyataan Guru Besar IPB University dalam Riset panggung umum diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang dilakukan secara online.

Dalam latihan “Precision Farming di Era Industri 4.0”, Kundang Boro memaparkan prinsip-prinsip yang harus dimiliki seseorang yaitu berpikir kritis dan kreatif, kerja cerdas dan tepat, akhlak mulia dan profesional.

Menurutnya, perkembangan teknologi membutuhkan berbagai kemudahan dalam tenaga kerja manusia, termasuk di bidang pertanian sebagai sektor penyediaan katering publik.

“Tantangan masa depan pasca revolusi industri 4.0 adalah mewujudkan masyarakat 7.0 (Rabbani society). Ciri-cirinya, yaitu lingkungan dan layanan agen cerdas, memungkinkan seseorang untuk berpikir, mengambil keputusan, dan bertindak secara cerdas dan cepat, ”katanya.

Menurut sosok yang pernah menjadi Dekan Departemen Teknologi Pertanian IPB University ini, teknologi hanyalah alat pemuas kebutuhan manusia. Keberadaan teknologi akan datang dan pergi, namun hal ini berbeda dengan topik kebutuhan manusia yang akan selalu ada.

Menurutnya, dengan kemudahan yang diberikan teknologi, manusia juga harus lebih dekat dengan Tuhannya, bukan sebaliknya.

“Semuanya bisa dioptimalkan untuk ibadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu, saat ini yang diperlukan bukan bekerja keras sebagai buruh, tetapi bekerja sebagai pengelola yang cerdas (Khalifah di tanah Allah),” ujarnya.

Artikel sebelumyaCegah Peredaran Kartu SIM Ilegal, Kominfo Larang Penjualan dalam Keadaan Aktif
Artikel berikutnyaCadiskominfo: Tiga Wilayah Kaltim Masuk EMP Darurat