Beranda Hukum Polisi telah menangkap seorang perampok sadis yang menewaskan dua warga Banyasin, Sumatera...

Polisi telah menangkap seorang perampok sadis yang menewaskan dua warga Banyasin, Sumatera Selatan.

Kami melakukan pengintaian, ditemukan bahwa mereka akan melarikan diri dari daerah Banyasin di sepanjang Sungai Kelapa ….

Palembang (ANTARA) — Polisi menangkap empat tersangka kasus perampokan sadis yang menewaskan dua orang, sepasang suami istri, dari Desa Nunggal Sari, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumatera Selatan).

Direktur Reserse Kriminal Mabes Polri Kombes Paul Anwar Rexovidjoyo mengatakan kepada wartawan di Palembang, Senin, keempat tersangka berinisial YD (42), RK (16), MR (39) dan KL (49), warga Desa Meranti, Dusun III, Banyasin.

Para tersangka ditangkap oleh Jatanras Subdivisi III Sumsel dan Satreskrim Polres, Satpolair Polres Banyuasin, saat melakukan operasi pengejaran di perairan Kali Kelapa, Tanjung Lago, Banyuasin, Kamis (13/10) pagi.

“Kami lakukan tracing, ketahuan mau kabur dari kawasan Banyasin di sepanjang Kali Kelapa, ketahuan tersangka naik.karduskatanya lagi.

Dalam operasi pengejaran, petugas lapangan terpaksa menembak, karena berusaha menghindari penganiayaan, peluru mengenai kaki tersangka Yu.D. dan K.L.

Tersangka ditangkap karena nekat merampok seluruh harta bendanya dan membunuh korbannya, pasangan suami istri, yakni Sunardi dan Srinarti.

Sunardi selaku Kepala Dusun Nunggal Sari dan istrinya ditemukan tewas dengan membawa senjata tajam yang ditemukan di kamarnya oleh Satreskrim Polsek Banyasin pada Rabu (10/12) dini hari.

Para tersangka berlatar belakang pertanian mengaku tergiur dengan harta milik korban yang juga berprofesi sebagai pengusaha di desa setempat, kata penyidik.

Dalam aksi tersebut, tersangka menyita sebuah kalung emas seberat dua suku (satu lutut = 6,7 gram, merah), tiga cincin emas semi-suku, anting seperempat gram, beberapa kotak rokok senilai Rp 25 juta, tiga potong gadget dan uang tunai senilai Rp 232,9 juta.

Atau total harta benda milik para korban yang dirampok para tersangka ini jika dihitung mencapai Rp 383,9 juta.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP Federasi Rusia tentang pembunuhan berencana, pasal 365 ayat 4 tentang pencurian dengan penggunaan kekerasan hingga kematian korban dengan hukuman penjara seumur hidup.

Artikel sebelumyaPolrestabes Palembang singkirkan bandit
Artikel berikutnyaBos judi online Apin B.K. berada di bawah penjagaan ketat dan tiba di Polda Sumut.