Beranda News Polisi bermitra dengan Muhammadiyah untuk mempercepat vaksinasi nasional terhadap COVID-19

Polisi bermitra dengan Muhammadiyah untuk mempercepat vaksinasi nasional terhadap COVID-19

Jakarta (ANTARA) – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah mempercepat program vaksinasi COVID-19 sehingga kekebalan masyarakat (herd immunity) segera terbentuk dalam rangka perang melawan pandemi.

Kapolri Jenderal Paul Listio Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal di gedung Pusat Dakwa Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, optimistis P.P. Muhammadiyah dapat segera terwujud. kekebalan kolektif

“Alhamdulillah kerjasama ini sudah berlangsung beberapa waktu, dari 20 sampai 27 event yang diadakan di sekitar 20 daerah. Tentunya ini akan sangat membantu dalam percepatan upaya vaksinasi,” kata Sigit seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya.

Kegiatan vaksinasi di PP Muhammadiyah sendiri akan dimulai pada 28 dan 29 Juli 2021. Sasaran vaksinasi adalah PP Muhammadiyah beserta jemaahnya, lembaga, ormas, keluarga besar Muhammadiyah dan masyarakat umum sebanyak 1000 orang, dengan target 500 orang. dalam sehari.

Senada dengan itu, Sigit akan menginstruksikan kepada seluruh Kapolda untuk bekerjasama dengan seluruh elemen Muhammadiyah untuk mempercepat vaksinasi.

“Oleh karena itu, ke depan, kami akan terus melakukan kegiatan bersama dalam rangka percepatan percepatan vaksinasi di semua wilayah. Saya juga meminta kepada seluruh Kapolres untuk bekerjasama dengan seluruh rekan-rekan Muhammadiyah di seluruh daerah. konteks sinergi dalam percepatan vaksinasi,” kata Sigit.

Menurut mantan Kapolres Banten, Muhammadiyah selain tersebar di seluruh Indonesia, juga telah melatih tenaga medis. Dengan demikian, mereka dapat bekerja sama untuk memasok vaksinator. Oleh karena itu, perlu penguatan kerjasama untuk mempercepat vaksinasi.

“Alhamdulillah kami senang karena di Muhammadiyah banyak tenaga kesehatan dan tentunya bisa bersinergi untuk mempercepat proses vaksinasi,” kata Sigit.

Sigit menekankan bahwa untuk mempercepat pembentukan vaksin kekebalan kolektif, membutuhkan kerjasama dengan semua organisasi publik, pemuda dan semua elemen masyarakat.

Oleh karena itu, Sigit mengucapkan terima kasih kepada P.P. Muhammadiyu atas partisipasi aktifnya dalam pencapaian tujuan percepatan vaksinasi di Indonesia.

“Untuk mewujudkan ‘kekebalan kolektif’ tentu bisa berjalan lebih baik jika semua elemen ormas, ormas terlibat,” harap Sigit penuh harap.

Sigit juga mengingatkan masyarakat akan perlunya mematuhi protokol kesehatan (prokes) meskipun telah menerima vaksin COVID-19. Karena ini masih salah satu upaya pencegahan penyebaran virus SARS-CoV2.

“Tetap pakai masker, jaga jarak dan ikuti petunjuk mengikuti protokol kesehatan, dan bagi yang belum divaksin segera dapatkan vaksinnya,” kata Sigit.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan, kerjasama vaksinasi dengan Polri sedang berlangsung di lebih dari 20 provinsi di Indonesia.

“Kami telah bekerja sama di beberapa lokasi seperti Kalimantan Barat, NTT dan beberapa kantor polisi di dalam dan sekitar Jakarta. Kami tentunya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak kepolisian Muhammadiyah khususnya dalam hal vaksinasi. di PP Muhammadiyah,” kata Muti.

Sebagai bagian dari vaksinasi, Mu’ti mengatakan pihaknya telah merekrut 76 rumah sakit di Muhammadiyah.

Selain vaksinasi, PP Muhammadiyah juga menjalankan program lain untuk membantu menanggulangi COVID-19, antara lain penyuluhan dan layanan langsung seperti penyuluhan kesehatan, penyuluhan psikologi, dan ketahanan mental dan spiritual.

“Karena pandemi bukan hanya tentang kesehatan murni, tetapi banyak dampaknya, terutama yang berkaitan dengan kesehatan mental, spiritual, dan ekonomi,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, kata Mu’ti, ada harapan masyarakat mampu menjaga mereka tetap hidup di masa pandemi ini.

“Semoga kerjasama ini dapat ditingkatkan. The Duty Group mewakili Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta. Kami mendapat informasi bahwa bantuan yang diterima dari Kapolri berupa 2 ton beras untuk vaksinasi yang akan kami berikan kepada para peserta. Ini adalah upaya kolaboratif. satu tim dengan RS Muhammadiyah dan kepolisian,” jelas Muti.

# ingat
#sudah divaksinasitetap3m
#vaksin lindungi kita semua

Artikel sebelumyaEmpat momen hebat Gianna June "Kerajaan: Ashin dari Utara"
Artikel berikutnyaWapres mengingatkan agar Sri Sultan tidak melahap anggaran untuk DIY.