Beranda Hukum Polisi Bali sedang menyelidiki video cabul viral dalam pakaian tradisional Bali.

Polisi Bali sedang menyelidiki video cabul viral dalam pakaian tradisional Bali.

Kesulitannya adalah mobil bergerak, wajah tidak terlihat, dan sebagainya.

Denpasar (ANTARA) –

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali mengusut penyebaran video dua orang melakukan adegan cabul di dalam mobil dengan pakaian adat Bali.
Kasubdit VI Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Pri Hasmiko, saat dihubungi melalui telepon di Denpasar, Bali, Minggu malam, mengatakan masih menyelidiki penyebaran video tersebut setelah menerima informasi tentang video yang beredar luas.
“Kami juga baru mengetahuinya tadi siang. Soal video itu, masih kami selidiki karena baru tahu,” ujarnya.
AKBP Nanang tidak dapat memastikan lokasi dan waktu kejadian karena video tersebut direkam dalam mobil yang bergerak.
“Kalau mobil bergerak, butuh ketelitian. Lain halnya jika peristiwa itu terjadi di suatu tempat,” katanya.
Namun, dia menyatakan jika kejadian itu benar, maka akan diklasifikasikan sebagai tindakan pornografi karena ada tindakan pertunjukkan yang tidak senonoh.
Ia menegaskan, pihaknya masih menyelidiki pelaku video tersebut karena merekalah yang pertama kali menyiarkan atau mendistribusikan video tersebut.
“Saat mengusut pengedar pertama pasti karena yang pertama tahu siapa pelakunya. Kami masih menyelidiki sesuai dengan metode penyelidikan polisi. Susahnya mobil itu bergerak, mukanya tidak kelihatan, dan sebagainya,” ujarnya.
Sebuah video yang dibagikan secara luas menunjukkan seorang wanita dan seorang pria mengenakan pakaian tradisional Bali berhubungan seks di dalam mobil.
Dalam video yang berdurasi kurang dari satu menit itu, dua orang merekam adegan cabul saat sebuah mobil melintas di jalan umum.
Dalam video tersebut, pria tersebut digambarkan secara visual mengenakan kemeja putih dan udeng mengendarai mobil, sementara wanita itu mengenakan pakaian merah muda, kebaya putih, dan selendang merah muda di pinggangnya.

Artikel sebelumyaPetrus: Kapolri tegas dan mengikuti kemauan masyarakat dalam mengusut Brigjen J.
Artikel berikutnyaPertunjukan Budaya Bengkulu selama CFD di Jakarta