Beranda Hukum Polda Sulteng interogasi Brigadir D dalam kasus suap untuk mendapatkan bintara

Polda Sulteng interogasi Brigadir D dalam kasus suap untuk mendapatkan bintara

Palu (ANTARA) – Polda Sulteng telah memeriksa satu orang Brigadir D dan sejumlah saksi lainnya terkait kasus dugaan suap yang melibatkan anggota Polri di Kota Palu untuk mendapatkan barang bukti senilai sekitar Rp 4,4 miliar uang tunai.

“Saat ini sedang kami kerjakan, nanti akan kami laporkan perkembangan atau proses hukum lainnya,” kata Kapolsek Sulteng Kompol Didik Supranoto kepada wartawan di Kota Palu.

Dikatakannya, Brigjen D ditahan untuk menjalani pemeriksaan, sedangkan uang bukti senilai Rp 4,4 miliar dikembalikan kepada sejumlah orang tua siswa yang diduga terlibat dalam pemilihan anggota Polri.

Sebanyak 18 calon mahasiswa yang terlibat dalam seleksi anggota Polri yang diduga memberikan uang kepada Brigjen D dinyatakan tidak sah oleh panitia penerimaan karena terbukti melanggar pakta integritas.

“Uangnya sudah dikembalikan, semuanya ada protokolnya dan ada bukti transfernya,” kata Didik Supranoto.

Ia menambahkan, pemeriksaan saksi masih dilakukan untuk mengklarifikasi keterlibatan aktor lain dalam kasus suap penerimaan Polri.

“Briptu D bukan bagian dari komisi dan tidak ada keterlibatan elemen lain saat ini. Nanti hasilnya akan dilaporkan perkembangannya,” jelas kepala bagian humas tersebut.

Sebelumnya, Satlantas Polda Sulteng menangkap satu orang Brigadir D terkait kasus suap yang dilaporkan ke publik saat menerima bintara angkatan kedua di Sulawesi Tengah pada 28 Juni 2022.

Tim Pemkab Paminal juga menemukan sekitar Rp 4,4 miliar yang diyakini merupakan pemberian dari 18 calon mahasiswa yang menghadiri resepsi seorang perwira Polri.

Selain penahanan Brigjen D, Tim Polda Sulteng juga menyita dua kendaraan.

“Polda Sulteng telah berkomitmen untuk memberantas praktik perekrutan BNN mahasiswa melalui perantara,” tambah Didik Supranoto.

Artikel sebelumyadrama baru "Biarkan pengadilan menyukainya" akan tayang di Disney+ Hotstar
Artikel berikutnyaKajati Jatim Konfirmasi Jaksa Bojonegoro Ditangkap