Beranda Hukum PKC Menginterogasi Kembali 10 Saksi dalam Kasus Suap HGU Kabupaten Kuansing

PKC Menginterogasi Kembali 10 Saksi dalam Kasus Suap HGU Kabupaten Kuansing

Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa 10 saksi terkait kasus dugaan korupsi perpanjangan Hak Pengusahaan Kelapa Sawit (HGU) yang berujung pada penangkapan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra.

Pertama, Kepala Logas Tanah Darat yaitu Rian Fitra, kata Pj Juru Bicara PKT Ali Fikri dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Selain itu, sekelompok penyidik ​​KPK memeriksa Abdul Rahmat (Kepala Desa Sumber Jaya), Nura Rahmad (Kepala Desa Suka Damai), Mujiono (Kepala Desa Sumber Jaya), Sunieto. (Kepala Desa Bumi Mule). …

Kemudian Joni Masriadi (kepala dinas di pemerintahan kabupaten Singingi Hilir), Putri Merdekawati (kartografer pertama di pemerintahan daerah provinsi Riau).

Penyidik ​​juga memeriksa Novita Ayu K. (surveyor Kantor Pertanahan Provinsi Riau), Yani Feranika (analis pertanahan di Kantor Pertanahan Hong Kong di Provinsi Riau), dan Siddiq Aulia (analis pertanahan di Kantor Pertanahan Hong Kong).

“Pemeriksaan terhadap 10 saksi dilakukan di Direktorat Khusus Reserse Kriminal (Ditreskrimsus) Polda Riau,” kata Ali Fikri.

Dalam kajian sebelumnya, penyidik ​​juga memberikan klarifikasi terkait dugaan salah urus dan dikeluarkannya salah satu rekomendasi perizinan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

Artikel sebelumyaMahfoud MD: Sinergi sangat penting dalam menerapkan keadilan restoratif
Artikel berikutnyaBPK: Kesaksian Sophian Jalil membenarkan tuduhan R.J. Lino