Beranda Trending Penjualan Album K-Pop Lama Tumbuh Dengan Pertumbuhan "kepenggemaran"

Penjualan Album K-Pop Lama Tumbuh Dengan Pertumbuhan "kepenggemaran"

Jakarta (ANTARA) – Penjualan album K-Pop meroket seiring dengan semakin banyaknya penggemar baru, tidak hanya penggemar baru, tetapi juga penggemar lama.

Peluncuran laporan Yonhap.Senin, SM Entertainment berhasil menjual 1,64 juta kopi album lama, termasuk NCT dan EXO, di kuartal kedua. Jumlah tersebut bisa dikatakan cukup besar dibandingkan dengan 4,82 juta kopi album baru yang dirilis tahun ini.

Secara total, perusahaan menjual 93,1 miliar won (sekitar Rp 1,14 triliun) album dan musik digital pada kuartal kedua, naik 76 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Analis Samsung Securities Choi Min-ha menghubungkan pertumbuhan ini dengan basis penggemar K-Pop yang berkembang.

“Ketika bintang K-Pop menjadi lebih dikenal, jumlah penggemar baru meningkat secara dramatis, yang mendorong penjualan tidak hanya album baru, tetapi juga album lama,” kata Choi.

Boyband NCT, misalnya, telah menjadi kontributor terbesar tren ini, menyumbang 42 persen dari semua penjualan album lama.

NCT Dream, salah satu divisi dari NCT, juga berhasil menjual dua juta album untuk album studio debut mereka, “Hot Sauce”, yang dirilis Mei lalu dan telah terjual sejuta versi album. mengemas kembali (mengemas kembali).

Tiga album NCT Dream lainnya, yakni “We Boom” (2019), “The First” (2017) dan “We Go Up” (2018), menduduki puncak 100 besar di Gaon Chart pada paruh pertama tahun ini.

Selain itu, BTS juga menduduki puncak 15 tangga lagu Asosiasi Konten Musik Korea selama periode yang sama, termasuk album Love Yourself (2017-2018) dan Map of the Soul (2019-2020), dan Satu “2 COOL 4 SKOOL” dirilis pada tahun 2013.

Album yang dirilis pada tahun 2019 oleh Seventeen dan BLACKPINK juga masih diminati.

“Kami melihat kembali album-album lama yang melimpah saat itu. Penggemar baru yang tidak mengenal bintang sebelumnya sekarang mencari musik lama mereka, ”kata Analis Senior Gaon Chart Kim Jin-Woo.

Penjualan album di luar Korea juga berperan dalam mendorong pendapatan, menurut Gaon. Pada 2019, 10 juta dari 26 juta kopi terjual di luar negeri. Tahun lalu, hampir 26 juta dari 43 juta kopi terjual di luar negeri. Sementara pada paruh pertama tahun ini, lebih dari 16 juta dari 30 juta kopi terjual di luar negeri.

Artikel sebelumyaSahroni meminta polisi untuk menghancurkan pendukung Taliban di Indonesia
Artikel berikutnyaHatta Rajasa mengatakan Indonesia memiliki arah pembangunan yang terstruktur.