Beranda Nusantara Pengembangan teknologi EBT untuk mendukung efisiensi energi perlu didorong.

Pengembangan teknologi EBT untuk mendukung efisiensi energi perlu didorong.

sejumlah penelitian menunjukkan bahwa efisiensi energi dapat membantu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan global lebih cepat.

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Devanto mengatakan pengembangan sumber energi baru dan terbarukan (EBT) perlu didorong untuk mendukung efisiensi energi.

“Tantangan kami mungkin efisiensi energi. Menurut saya audit teknologi bisa difokuskan pada efisiensi energi, ini salah satu hal yang perlu kita perhatikan karena selama ini kita hanya fokus pada Energi terbarukan (EBT),” kata Heru pada Rakernas Ikatan Auditor Teknologi Indonesia (IATI) tentang “Peran Audit Teknologi dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional” yang dipantau di Jakarta, Sabtu.

Heru mengatakan perkembangan teknologi EBT dan efisiensi energi saling bersaing. Namun, keduanya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan teknologi EBT yang juga mengutamakan efisiensi energi.

“Keduanya sebenarnya adalah teknologi, dan penelitian mereka sangat kompetitif, yang berarti bahwa teknologi mendorong Energi terbarukan terus berkembang, namun teknologi efisiensi energi juga terus berkembang,” ujarnya.

Menurut Heru, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa efisiensi energi berkontribusi pada percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan global. Demikian pula teknologi EBT mendukung aspek keberlanjutan karena bertujuan untuk membangun pembangkit EBT dengan tujuan untuk mengurangi jumlah pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

Sementara itu, Ketua IATI Hammam Riza mengatakan bahwa audit teknologi adalah penilaian yang sistematis dan obyektif yang dilakukan oleh auditor teknologi terhadap suatu aset teknologi untuk mencapai tujuan audit, salah satunya adalah efisiensi energi, seperti memeriksa apakah pembangkit listrik sedang berlari. memiliki gedung atau infrastruktur yang hemat energi dan hemat energi.

“Dalam proses pembuatan produk teknologi yang benar-benar sesuai dengan standar saat ini”
dengan kebutuhan pasar yang berbeda maka perlu dilakukan audit,” ujarnya.

Artikel sebelumyaCuaca cerah dan berawan diperkirakan terjadi di kota-kota besar di Indonesia.
Artikel berikutnyaPesawat tempur F-16 TNI AU berpatroli di pulau-pulau terluar di Selat Malaka