Beranda Warganet Pemkot Kediri perbaiki tanggul sungai untuk antisipasi banjir

Pemkot Kediri perbaiki tanggul sungai untuk antisipasi banjir

aktif kali ini bisa mengurangi resiko bencana

Kediri (ANTARA) – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, merenovasi tanggul Sungai Kedak sebagai langkah kesiapsiagaan untuk mencegah potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir.

“Saat ini, tiga titik masih dikerjakan, yakni satu titik di Desa Mojoroto dan dua titik di Desa Ngampel. Sedangkan secara total ada sembilan poin yang harus diselesaikan. Jadi ada enam item lagi yang harus diselesaikan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kediri Indun Munavaroh di Kediri, Minggu.

Dalam beberapa hari terakhir, jumlah curah hujan mulai meningkat, sehingga pekerjaan bersama sedang dilakukan untuk memperbaiki tanggul. Selain bersinergi dengan banyak pihak, pengabdian masyarakat juga dilakukan di titik-titik kritis tertentu. Kali ini penilaian dilakukan di beberapa titik, yang dilihat dari pengalaman sebelumnya, dapat membahayakan penduduk selama musim hujan dengan curah hujan yang tinggi.

“Kami menggarap titik-titik ini karena melihat sejarah, yaitu jika hujan banyak, maka akan terjadi peningkatan debit air yang signifikan di titik-titik tersebut. Selain itu, kami juga menyiapkan bendungan dan slab sementara karena ada juga beberapa indikasi slab yang rusak akibat amblesan bumi,” kata Indun.

Indun juga berharap acara ini dapat membantu mencegah bencana akibat hujan deras.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan sinergi para pihak yang terlibat dan berkelanjutan. Selain itu, kami juga sangat berharap jika kita aktif kali ini dapat mengurangi risiko bencana yang dihadapi masyarakat, karena juga disebabkan oleh konsumsi air yang tinggi,” kata Indun.

Kepala Desa Mojoroto Ahmad Koharudin mengatakan, masyarakat juga antusias membantu tim Pemkot Kediri memperbaiki titik-titik yang berpotensi muncul jika terjadi bencana alam. Namun, dia juga mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Warga sangat antusias mendukung kegiatan ini. Namun, saya selalu mengingatkan warga untuk mengikuti protokol kesehatan setiap saat. Saya dan seluruh masyarakat tentunya berharap dengan adanya acara ini dapat mencegah terjadinya banjir jika di Kediri nanti akan banyak terjadi curah hujan. tinggi,” ujarnya. Ahmad Koharudin.

Pj Kepala Desa Ngampel Subagio menambahkan, masyarakat juga merespon baik dengan melakukan gotong royong membersihkan sungai.

“Dengan demikian, secara umum masyarakat Desa Ngampel sangat terbuka dengan kegiatan ini. Mulai dari RT, RW, Babinsa, Babinkamtibmas, Linmas, Karang Taruna dan LPMK semuanya terlibat membantu pencegahan banjir ini,” kata Subaggio.

Artikel sebelumyaPanglima TNI Pastikan Lombok Tengah Siap Tuan Rumah 3 Balap Dunia
Artikel berikutnyaMerebaknya kasus COVID harus menjadi fokus perhatian pemerintah