Beranda Nusantara Pemkab Malang Siap Buka Pusat Rehabilitasi Elang Jawa

Pemkab Malang Siap Buka Pusat Rehabilitasi Elang Jawa

Kabupaten Malang benar-benar tempat yang tepat untuk menabung

Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Malang telah mengumumkan kesiapannya untuk membuka pusat rehabilitasi Elang Jawa (Javanese Eagle).Nisaetus bartelsi) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam rangka melestarikan satwa yang dilindungi ini.

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat mengatakan, wilayah Kabupaten Malang berpotensi membuka Pusat Rehabilitasi Elang Jawa. Pusat rehabilitasi tersebut akan menjadi yang pertama di Jawa Timur.

“Menurut kami, Kabupaten Malang benar-benar tempat yang tepat untuk konservasi atau rehabilitasi khusus elang jawa,” katanya.

Didik menjelaskan, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Malang merupakan salah satu kawasan yang cocok untuk dibukanya pusat rehabilitasi elang jawa.

Menurut dia, setelah berdiskusi singkat dengan Direktur Jenderal Departemen Perlindungan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Viratno, disepakati rencana pembukaan pusat rehabilitasi elang jawa. .

“Karena kita punya kawasan Bromo Tengger Semeru, (lokasi) berada di tengah. Ada beberapa poin yang masih bisa digarap, kami (bersama Dirut KSDAE) sepakat dengan hal ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesepakatan tersebut akan diserahkan kepada Bupati Malang M. Sanusi. Ia sangat berharap rencana pembukaan Pusat Rehabilitasi Elang Jawa di Malang bisa terwujud.

“Kita akan bekerja sama dan ini harus saya laporkan ke bupati agar bisa diambil tindakan. Kalau bisa, ini luar biasa,” ujarnya.

Jika Pusat Rehabilitasi Elang Jawa di Malang sudah dilaksanakan, diharapkan nantinya bisa juga digunakan untuk merehabilitasi burung lain di kawasan TNBTS. TNBTS adalah rumah bagi sekitar 200 spesies burung.

Sementara itu, Ketua Predator Indonesia Zaeni Rahman menambahkan, saat ini ada beberapa pusat rehabilitasi elang jawa di Indonesia. Namun, fasilitas tersebut masih belum ada di wilayah Jawa Timur.

“Ada DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta dan lain-lain. Mereka masih belum ada untuk Jawa Timur. Kami berharap ada pusat rehabilitasi di Jawa Timur agar bisa menyebar,” ujarnya.

Menurut catatan predator Indonesia, saat ini ada 171 ekor elang jawa yang masih menjalani rehabilitasi. Kondisi elang jawa harus memenuhi sejumlah kriteria sebelum dilepasliarkan ke alam bebas.

Beberapa kriteria lain yang harus dipenuhi adalah bahwa perilaku berburu hewan memungkinkan mereka untuk menangkap mangsa hidup dan menghadapinya. Kemudian hewan-hewan itu bisa terbang di sekitar kandang di pusat rehabilitasi, dan hewan-hewan itu selalu menghindari kehadiran orang.

“Pertama, kita harus melihat kesehatan hewan. Terkadang ada hewan yang sayap dan kakinya telah dipotong. Dan ini yang sedang kita upayakan untuk direhabilitasi,” ujarnya.

Artikel sebelumyaKepala BNPB: Peringatan dini sangat penting dalam menghadapi bencana akibat La Nina
Artikel berikutnyaJaga Ruang Digital Produktif dan Aman, Menteri Johnny: Kominfo Putus Akses 4.906 Pinjol Ilegal