Beranda Hukum Pemerintah Kota Bandarlampung menindak tegas pelaku usaha yang tidak memanfaatkan boks persimpangan...

Pemerintah Kota Bandarlampung menindak tegas pelaku usaha yang tidak memanfaatkan boks persimpangan secara optimal.

Kami menutup sementara 12 gerai Bakso Son Haji Soni,

Bandarlampung (ANTARA) – Pemerintah Kota Bandarlampung (Pemkot) menindak tegas pelaku usaha yang tidak optimal menggunakan alat ukur transaksi (kotak penyadapan) dengan mengisi.

“Untuk sementara 12 gerai Sony Bakso Son Haji kami tutup karena tidak optimal penggunaannya. kotak untuk keran, sehingga pajak yang dibayarkan tidak maksimal,” kata Kepala Badan Perpajakan Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung. Andre Setiavan, di Bandar Lampung, Senin.

Dia melaporkan, tindakan itu juga dilakukan karena direktur komersial menolak bekerja sama atau mengabaikan panggilan dari pemerintah kota Bandarlampung untuk mengklarifikasi penggunaan. kotak penyadapan dan berapa potensi pajak mereka yang sebenarnya.

“Sesuai pantauan tim kami, potensi pajak di 12 gerai Bakso Son Haji Sony berkisar antara Rs 400 hingga 500 juta per bulan, tetapi mereka dilaporkan hanya membayar pajak Rs 120 juta per bulan ke Bank Lampung. ,” dia berkata.

Ia juga mengatakan, sebelum penyegelan, pihaknya sudah memperingatkan Bakso Putra Haji Soni, namun sejauh ini belum ada itikad baik dari mereka untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Kami juga meneliti beberapa gerai Bakso Haji Sony, dan selama ini mereka lebih memilih menggunakan kertas untuk transaksi pembayaran daripada alat penyadapan yang disediakan oleh pemerintah kota. Kami juga akan segera mengaudit sistem perpajakan Sony Bakso Haji Putra,” ujarnya.

Selain itu, kuasa hukum Bakso Putra Haji Soni, Dedi Setiadi, membenarkan pihaknya akan membawa kasus ini ke pengadilan karena arogansi pemerintah kota setempat yang telah menyegel seluruh gerai bakso Putra Haji Soni.

Ia menilai tindakan yang dilakukan Pemkot Bandarlampung itu sewenang-wenang dan tidak memikirkan akibat ke depan bagi pegawai Bakso Putra Haji Sony.

“Saat ini ada Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga dalam lingkungan ekonomi yang sulit, 200 karyawan akan kesulitan jika 12 gerai Bakso Son Haji Sony ditutup,” katanya.

Artikel sebelumyaRaden Andreas terpilih menjadi Ketua Umum KNPI Abdul Aziz. Versi: kapan
Artikel berikutnyaWarga Benkulu Ajukan PK Gugat Izin Lingkungan PLTU