Beranda Nusantara Peluncuran Peta Mangrove Nasional Diharapkan Percepat Pemulihan

Peluncuran Peta Mangrove Nasional Diharapkan Percepat Pemulihan

Semua kegiatan rehabilitasi, konservasi, pemeliharaan dan pengawasan harus dipercepat sehingga pada tahun 2024 target rehabilitasi dari 600 ribu menjadi 620 ribu.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjayitan berharap dengan diluncurkannya Peta Mangrove Nasional 2021, proses restorasi dan konservasi mangrove dapat dipercepat untuk memenuhi target pemerintah.

“Setelah meluncurkan Dalam hal ini, semua pekerjaan rehabilitasi, konservasi, pemeliharaan dan pengawasan harus dipercepat, sehingga pada tahun 2024 target rehabilitasi dari 600 ribu menjadi 620 ribu orang, yang sering diungkapkan oleh Presiden dalam Perkembangan pariwisata internasional bisa terwujud,” katanya saat presentasi Peta Mangrove Nasional 2021 di Taman Wisata Alam Angke Kapuk di Jakarta, Rabu.

Dikatakannya, hal ini perlu dilakukan untuk mewujudkan pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan.

Indonesia terus melakukan langkah konkrit untuk merestorasi mangrove sebagai salah satu kebijakan perubahan iklim untuk mengamankan masa depan generasi mendatang, ujarnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang sebagai pemelihara data hutan mangrove bekerjasama dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk menyusun Peta Nasional Hutan Mangrove Tahun 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Nurbaya menyampaikan bahwa restorasi mangrove merupakan salah satu program nasional yang sangat penting seperti yang diarahkan oleh Presiden Joko Widodo.

Dia mengatakan pemerintah akan terus mempercepat pencapaian target restorasi mangrove 2024, berdasarkan pengalaman sebelumnya mengubah tambak terbengkalai kembali menjadi ekosistem mangrove.

“Sekarang masalah global, kebutuhan global semakin jelas, dan mangrove di negara lain tidak banyak, dan kita salah satu yang terbesar dan terluas,” kata City Nurbaya.

Menurut Peta Mangrove Nasional 2021, luas mangrove di Indonesia saat ini adalah 3.364.080 hektar, dengan pilihan tutupan mulai dari yang baik hingga yang rusak.

Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2013-2019 yang luasnya 3.311.207 hektar, atau bertambah luas mangrove sebesar 52.873 hektar.

Artikel sebelumyaBingkai bunga setinggi 289 cm di Kebun Raya Chibodas.
Artikel berikutnyaBMKG minta lima daerah NTT takut kekeringan parah