Beranda Warganet PDSKJI: Pemerataan lapisan utama rumah sakit jiwa akan selesai pada 2027

PDSKJI: Pemerataan lapisan utama rumah sakit jiwa akan selesai pada 2027

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Pusat Persatuan Psikiater Indonesia (PP-PDSKJI) Agung Frihanto mengatakan pada 2027, perluasan layanan rujukan melalui optimalisasi jaringan utama rumah sakit jiwa (RSJ) di Indonesia akan mencapai 100 persen.

“Yang kita lakukan bersama Kementerian Kesehatan adalah pelaksanaan minimal satu RSJ tingkat dasar di 34 provinsi dan 323 rumah sakit umum dengan pelayanan kesehatan jiwa (psikiater),” kata Agung Frihanto dalam konferensi pers Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. 2022 di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa kesehatan jiwa adalah suatu keadaan di mana seseorang dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan sosial sehingga seseorang dapat memenuhi kemampuannya, mengatasi tekanan, bekerja secara produktif dan berkontribusi pada komunitasnya.

Untuk mencapai itu, kata Agung, perlu dipercepat pelayanan bagi lapisan inti RSJ yang mampu mengatasi empat gangguan jiwa seperti skizofrenia, depresi, kecemasan, dan kecanduan narkoba.

Dikatakannya, lapisan inti RSJ juga perlu didukung dengan pemerataan tenaga psikiater di Indonesia. Menurut data PDSKJI per Mei 2022, jumlah psikiater di Indonesia sebanyak 1.221 orang, dimana 68,49 persen tersebar di Pulau Jawa dan 31,51 persen di luar Pulau Jawa.

“Idealnya, jumlah psikiater di Indonesia sekitar 1 per 30.000 penduduk. Saat ini persebaran psikiater di Indonesia masih jauh dari standar,” ujarnya.

Berdasarkan data Survei Dasar Kesehatan (Riskesdas) 2018, secara keseluruhan data penderita gangguan jiwa yang mengalami belenggu di Indonesia hampir 500.000 orang.

Sementara itu, gangguan mental emosional pada penduduk di atas usia 15 tahun mencapai 9,8 persen dari total penduduk.

“Upaya PDSKJI untuk mempercepat penanganan gangguan jiwa di Indonesia adalah dengan mengintegrasikan program Kementerian Kesehatan ke dalam transformasi pelayanan rujukan,” ujarnya.

Artikel sebelumyaKominfo Jayapura menerima perlengkapan podcast dari BAKTI Kominfo
Artikel berikutnyaPresiden memeriksa lokasi tragedi di Kanjurukhan