Beranda News PDIP Melaporkan Rusaknya Beberapa Baliho Pointe Maharani di Surabaya

PDIP Melaporkan Rusaknya Beberapa Baliho Pointe Maharani di Surabaya

Dalam hal ini, kami mengambil tindakan hukum. Kami percaya polisi untuk menyelesaikan kasus ini

Surabaya (ANTARA) – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melaporkan perusakan sejumlah baliho bergambar Ketua DPR RI dan Ketua DPP PDIP Poin Maharani di delapan lokasi di timur kota Surabaya. Jawa.

“Kami berharap polisi bertindak dengan menyita dan memproses hukum untuk menghancurkan properti milik PDI-P,” kata Ketua PAC PDI-P Bulak Riswanto usai melapor ke Polrestabes Surabaya, Senin.

Delapan lokasi reklame yang rusak berada di Jalan Viratno, Jalan Karang Asem, Jalan Mulesari di Bundaran Kota Pakuwon, Jalan Kalisari, Jalan MEPR Mulorejo, Jalan MEPR RSIA, Jalan Ngagel dan Jalan Kendjeran Makam Rangkah.

Gugatan tersebut diajukan oleh Badan Bantuan Hukum dan Pertahanan Rakyat (BBHAR) DPC PDIP Surabaya.

Selain Riswanto, ia juga mendampingi Purwadi, Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya. Mereka dirujuk ke Pusat Pelayanan Polisi Bersama (SPCT) Polrestabes Surabaya.

Menurut wartawan, Riswanto mengaku mengetahui aksi perusakan billboard Poinne Maharani pada Sabtu (24/7). Pemusnahan reklame dilakukan dengan mengecat sejumlah reklame Pointe Maharani.

Dalam laporan tersebut, selain petugas BBHAR DPC PDIP Surabaya, pasukan berbaju putih berlambang hidung putih itu juga menghadirkan saksi Arif Viravan (personil PDIP), Agus Basuki (ketua PAC PDIP Mulyorejo) dan Sunardi (sekretaris PAC PDIP Gubeng). ).

Selain itu, PDIP Surabaya juga memberikan bukti sejumlah baliho yang dicat dengan cat minyak. “Kami sudah mengumpulkan barang bukti dari beberapa tempat,” kata Tomuan Sugiarto, kuasa hukum BBHAR DPC PDIP Surabaya.

Papan reklame Pointe Maharani dirusak, termasuk yang memakai masker, dan mendesak penduduk untuk mendukung sistem kekebalan mereka. Pesan billboard dirancang untuk mendukung kampanye untuk mempromosikan protokol kesehatan.

“Dalam kasus ini, kami akan pergi ke pengadilan. Kami percayakan kepada kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini,” ujar Adi Sutarvijono, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Menurutnya, Pointe Maharani saat ini merupakan tokoh penting bangsa. Selaku Ketua DPR RI, dia mengatakan Puan dinilai cukup aktif, menuju ke berbagai daerah untuk memerangi pandemi COVID-19.

“Sebagai Presiden DPR RI, wajar jika Ibu Poin Maharani menyampaikan pesan melalui alat peraga seperti baliho yang memperkuat kampanye disiplin kesehatan. Sekaligus membantu pemerintah memerangi pandemi COVID-19,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Purvadi Kota Surabaya.

Artikel sebelumyaOmbudsman Sumbar Sebut Kekosongan Vaksin Bisa Ganggu Pelayanan Pemerintah
Artikel berikutnyaKebakaran lahan di Ogan Comering Ilir