Beranda News Panglima TNI minta jumlah prajurit maksimal untuk keamanan PON Papua XX

Panglima TNI minta jumlah prajurit maksimal untuk keamanan PON Papua XX

Prajurit TNI dan Polri yang bertugas harus melaksanakan tugas pengamanan dengan sebaik-baiknya.

Jakarta (ANTARA) – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tiajanto meminta seluruh prajurit yang membantu penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab.

Panglima TNI menyampaikan pesan kepada prajurit dan anggota Polri di sela-sela pengawalan Presiden RI Joko Widodo untuk membuka tujuh arena pertandingan PON XX di Papua, Sabtu.

“Prajurit TNI dan anggota Polri bertugas melaksanakan tugas pengamanan semaksimal mungkin dan bertanggung jawab penuh,” kata Panglima TNI saat memberikan arahan kepada aparat keamanan PON XX, seperti yang ditunjukkan dalam transmisi tertulis yang diterima di Jakarta.

Sebanyak 9371 personel gabungan TNI dan Polri bertugas menjaga ketertiban dan keamanan di seluruh rangkaian acara PON XX di Papua 2-15 Oktober 2021.

Pembukaan PON yang dijadwalkan Sabtu malam ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, serta sejumlah menteri dan pejabat terkait lainnya.

Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Paul Listio Sigit Prabowo mendampingi Presiden dan mendampingi acara RI 1 di Papua pada Sabtu.

Presiden juga membuka tujuh arena olahraga sebelum PON XX Papua dibuka, yang masing-masing digunakan sebagai venue pertandingan. Presiden membuka tujuh arena olahraga dengan menandatangani prasasti di setiap lokasi.

Tujuh arena olahraga: Istora Papua Bangkit, Arena Akuatik, Arena Panahan, Arena Kriket, Arena Hoki, Arena Roller Skate, dan Arena Dayung.

Istora Papua Bangkit di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura menampung 3.148 penonton. Bangunan seluas 7740 meter persegi ini memiliki tiga rekor MURI, yaitu instalasi cincin saluran tekstil atap terpanjang kubah Terluas tanpa baut dan atap bentang baja lengkung terpanjang.

Kabupaten Jayapura bertempat di sebuah bangunan seluas 17.783 meter persegi di dekat Istora, sebuah taman air di Kampung Harapan. Gedung ini mampu menampung 1.500 penonton. Aquatic Arena di Papua telah mendapatkan sertifikasi dari Federasi Renang Internasional (FINA).

Di Kampung Harapan, selain Istor Papua Bangkit dan Arena Air, juga terdapat arena panahan seluas 33.600 meter persegi dan arena kompetisi 10.000 meter persegi.

Di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, ada dua arena yang dibuka presiden, yakni Arena Kriket dan Arena Hoki.

Kemudian arena roller skating dibangun di Waena Camping di Jayapura di atas lahan seluas 19.800 meter persegi, dan area untuk kompetisi 5320 meter persegi. Arena inline skating di Vaena, Papua ini telah mendapatkan sertifikasi FOP World Skate Standard.

Terakhir, arena dayung terletak di Teluk Yutefa di kota Jayapura. Paddle Arena meliputi lahan reklamasi seluas 19.771 m2. M dan track dengan luas 1,7 hektar.

Artikel sebelumyaPencurian barang di kawasan hunting kota Palu dan Kota Sigi semakin marak.
Artikel berikutnyaPPIP Surabaya memperjuangkan nasib seniman dan nelayan di masa pandemi