Beranda News Panglima TNI imbau jajarannya waspadai potensi lonjakan COVID-19

Panglima TNI imbau jajarannya waspadai potensi lonjakan COVID-19

Jakarta (ANTARA) –

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tiajanto telah memerintahkan seluruh jajaran TNI untuk mewaspadai potensi lonjakan kasus COVID-19 akibat peningkatan mobilitas penduduk, pelatihan tatap muka, libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Hal itu disampaikan Panglima TNI saat memimpin rapat internal penanggulangan pandemi secara online bersama Kepala Staf TNI, Panglima Mabes TNI, Mabes TNI, serta Pangdam dan Komandan Satuan pada Selasa.
Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo dalam kaukus malam sebelumnya.

Berdasarkan hal tersebut, Panglima TNI meminta seluruh jajaran TNI untuk terus melakukan pengawasan disiplin sosial dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Disiplin protokol kesehatan adalah senjata utama dalam memerangi pandemi. Terbukti di negara-negara maju yang lalai mematuhi protokol kesehatan yang ketat, terjadi lonjakan kasus gelombang ketiga dan keempat,” kata Marsekal Hadi kepada pers. melepaskan.

Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) mengatakan vaksinasi telah menjadi fokus, terutama di wilayah metropolitan, serta di rumah dan tujuan wisata, di daerah-daerah di mana peristiwa besar akan berlangsung, dan di provinsi-provinsi yang masih berhasil dalam vaksinasi.
“Waktu yang tersisa kurang dari dua bulan sebelum Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengoptimalkan vaksinasi,” ujarnya.

Begitu juga dengan vaksinasi untuk pelajar dan manula karena selama ini capaiannya masih jauh dari target yang diharapkan, ujarnya.
Untuk itu seluruh jajaran TNI diperintahkan untuk berkomunikasi, berkoordinasi dan bekerjasama dengan semua pihak terkait di daerah untuk mempersiapkan perencanaan dan antisipasi yang baik menjelang Natal dan Tahun Baru 2022, kata Pangdam.
Mantan inspektur jenderal Departemen Pertahanan itu meminta agar upaya yang ada dirampingkan agar Indonesia tidak mengalami gelombang ketiga.
“Jika Indonesia tidak dapat menghindari gelombang ketiga, setidaknya tidak akan menjadi gelombang tsunami yang dapat menyebabkan lonjakan kematian dan keparahan pasien,” kata Marsekal TNI Hadi Tiajanto.

# ingat
#sudah divaksinasi3M
#vaksin lindungi kita semua

Artikel sebelumyaPKC Klarifikasi Dugaan Korupsi di Proyek Toilet Sekolah Bekasi
Artikel berikutnyaKemendikbudristek minta daerah waspada jika PTM terkonfirmasi COVID-19