Beranda Warganet Pada Januari-September 2021, terjadi 100 kebakaran di Tanjungpinang.

Pada Januari-September 2021, terjadi 100 kebakaran di Tanjungpinang.

Tanjungpinang (ANTARA) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mencatat ada 100 titik kebakaran di kawasan itu antara Januari hingga September 2021.

Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mendominasi kasus kebakaran yang jumlahnya mencapai 40 kasus.

“Pemicunya adalah human error (kesalahan manusia), seperti membuka lahan dengan sengaja membakarnya di musim panas,” kata Derry Ambari, kepala pemadam kebakaran PPK Tanjungpinang, Senin.

Sedangkan sisanya, kata dia, merupakan kejadian kebakaran yang terjadi pada fasilitas seperti rumah tinggal, ruko, bengkel galangan kapal, meteran listrik, pertokoan, rumah tinggal, gedung dan sepeda motor yang disebabkan korsleting.

“Kebakaran rumah, gedung, dll. biasanya akibat korsleting,” ujarnya.

Pihaknya memastikan semua kejadian kebakaran yang terjadi antara Januari hingga September 2021 dapat diselesaikan oleh KDPP dengan mengerahkan petugas dan mobil pemadam kebakaran.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak sembarangan membakar sampah, apalagi terus membakarnya. Hal ini dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di sekitarnya, terutama pada musim kemarau dan angin kencang.

“Partisipasi aktif masyarakat memainkan peran penting dalam kesiapsiagaan bencana. Jika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita,” kata Derry.

Artikel sebelumyaAkpol 97 Vira Pratama meluncurkan serangan vaksin dan layanan sosial
Artikel berikutnyaDaur ulang kertas di kalangan siswa Smamita memenangkan kompetisi WYIIA