Beranda Nusantara Owa Dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Primata Besitang Langkat

Owa Dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Primata Besitang Langkat

Saat ini di karantina

Medan (ANTARA) merupakan salah satu jenis Owa yang dilindungi (hylobates agilis), yang diserahkan warga sekitar, dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Orangutan dan Primata Lainnya di Bukit Mas Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

“Jadi menurut hasil pemeriksaan kesehatan, owa yang sudah dipindahkan warga tidak bisa dilepasliarkan ke hutan, sehingga saat ini sedang menjalani karantina dan proses rehabilitasi,” kata Handoko Hidayat dari Medan, Humas BBKSDA Sumut. petugas hubungan. , Selasa.

Ia menjelaskan, Pusat Rehabilitasi Orangutan dan Primata Lainnya dioperasikan oleh Yayasan Lestari Orangutan Sumatran Orangutan Information Center (YOSL-OIC), mitra kerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumut (BBKSDA).


Sebelumnya, warga Desa Batu Horing, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan menyumbangkan satwa dilindungi jenis siamang.hylobates agilis) ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, Senin (13 September).

Hewan ini dipelihara warga selama dua bulan. Warga memelihara hewan tersebut karena tidak mengetahui bahwa owa merupakan salah satu hewan yang dilindungi secara hukum.

Handoko menjelaskan, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa owa ini termasuk dalam jenis hewan yang dilindungi.

“Hewan ini termasuk primata yang pergerakannya cepat dan lincah. Mereka memiliki nama lain ungka, wawa atau uwak-uwak. Owa bisa ditemukan di hutan hujan, dan untuk Indonesia kita bisa menemukannya di hutan-hutan pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan.- katanya.

Artikel sebelumyaRatusan burung pipit mati mendadak di Balai Kota Cirebon
Artikel berikutnyaDi Pandeglang, banjir bandang merusak 14 rumah