Beranda News NasDem berjuang untuk Xiahon Holil untuk gelar pahlawan nasional

NasDem berjuang untuk Xiahon Holil untuk gelar pahlawan nasional

Jakarta (ANTARA) –

Partai NasDem terus memperjuangkan ulama besar asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Syekh Syaikhon Muhammad Holil, untuk gelar pahlawan nasional.

Salah satunya adalah penyelenggaraan seminar nasional bertema “Syayhona Holil: pejuang budaya, guru pahlawan nasional”, yang diadakan oleh Fraksi NasDem di MPR RI di Gedung DPR RI. DPR / Republik Rakyat Mongolia Ingushetia. , Jakarta, Kamis.

Hadir sebagai konsultan Imam Besar Masjid Istiklal, K.Kh. Nasaruddin Umar dan Ketua Tim Usulan Yayasan Shahona Holil, Muhaimin sebagai pembicara.

Selain itu, petinggi Partai NasDem antara lain Ketua Fraksi NasDem MPR Taufik Basari, Sekretaris Fraksi NasDem MPR Syarif Abdullah Alkadri, Wakil Ketua Fraksi NasDem Partai Demokrat Willi Aditya, Ketua Umum Partai NasDem Demokrat Effendi Hori dan Ketua Umum DPW Gerakan Jawa Timur Nasdem Nasdem Sajekti Sudjunadi.

Ketua Fraksi MPR NasDem Taufik Basari dalam siaran persnya mengakui tujuan seminar nasional ini adalah untuk memperjelas usul pemberian gelar pahlawan nasional Syaikhon kepada Muhammad Holil bin Abdul Latif.

“Lokakarya ini merupakan bagian dari upaya NasDem untuk mendukung upaya teman-teman dari Yayasan Syaikhona Kholil, khususnya para ulama dan guru di Madura, untuk memperjuangkan Syekh Kholil sebagai pahlawan nasional. Karena Syekh Kholil adalah guru pahlawan nasional, ”katanya. dikatakan.
Pria yang akrab disapa Tobas ini mengenang, ada sosok-sosok luar biasa di Indonesia, sosok-sosok yang telah berkontribusi dalam pembangunan negara.
“Berkaitan dengan itu, kami berharap rangkaian acara ini membawa hasil dan didengarkan oleh Dewan Gelar dan Presiden agar Syekh Holil bisa menjadi pahlawan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Imam Besar Masjid Istikal KH Nasaruddin Umar mengatakan, menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Syaikhona Kholil adalah keputusan yang tepat.
Xiaikhona Holil adalah guru dari sejumlah pahlawan Indonesia.
“Shaikhona ini luar biasa. Dia pantas mendapatkan rasa terima kasih dari negara atas jasanya. Ia menjadi guru bersama para pendiri pondok pesantren besar di Indonesia. Bahkan dia juga pernah menjadi guru dari sejumlah pahlawan,” kata Nasaruddin.
Ia juga mengatakan bahwa sosok Xiahon Holil dekat dengan tokoh bangsa Bung Karno.

Shayhona Kolil bahkan mengusap kepala Bang Karno dan langsung berdoa sambil meniup bagian atas kepala Bang Karno.

“Saya kira banyak karya dan jasa yang membutuhkan pengakuan dari bangsa dan negara. Apa yang kami lakukan di sini adalah bagian dari upaya ini,” kata Nasaruddin.
Pembicara lain, yakni Kabag Kajian Akademik dan Biografi Syaikhona Muhammad Kholil, Muhaymin memuji langkah kongkrit NasDem yang konsisten dalam perjuangan dan pemajuan penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Syekh Kholil.
“Saya akui memang banyak pihak yang berusaha memperjuangkan hal ini, namun saya akui selama ini hanya NasDem yang berinisiatif dan konsisten mengawal penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Syayhona Holil,” ujarnya.
Di sana, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus partai ciptaan Surya Palo yang telah memperjuangkan gelar pahlawan Syekh Holil.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Fraksi MPR dan seluruh jajaran pimpinan NasDem yang telah membantu memantapkan usul pemberian gelar pahlawan kepada Holil,” ujarnya.

Artikel sebelumyaAnak mulai PTM, Adelia Pasha rajin mengingatkan proke
Artikel berikutnyaJuru Bicara: Pemerintah Percepat Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia dan Anak