Beranda Nusantara Mobil tenggelam di sungai Konaveha-Sultra, tiga orang lagi masih dicari

Mobil tenggelam di sungai Konaveha-Sultra, tiga orang lagi masih dicari

Tabrakan terjadi saat kendaraan roda empat menyeberangi Sungai Konaveha menggunakan pinkara, kendaraan penyeberangan kendaraan biasa warga sekitar, sekitar pukul 11.50 WITA.

Kendari (ANTARA) – Basarnas Kendari menyatakan mobil yang mengangkut delapan orang tenggelam di Sungai Konaveha, Kabupaten Konaveha, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), lima orang berhasil dievakuasi dan tiga lainnya masih dalam pencarian.

“Bencana itu terjadi saat kendaraan roda empat menyeberangi Sungai Konaveha menggunakan pinkar, kendaraan masyarakat setempat dengan kendaraan konvensional, sekitar pukul 11.50 WITA,” kata Basarnas Kendari dalam pesan yang diterima di Kendari, Minggu (7/9).

Disebutkan bahwa sebuah mobil dengan delapan orang tiba-tiba melaju ke Sungai Konavekha ketika Pinkara yang bertenaga tempel sudah melaju di tengah sungai.

Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang digeledah dan lima orang sisanya berhasil dievakuasi dengan selamat.

Kantor Basarnas Kendari menerima informasi tentang kecelakaan mobil yang jatuh ke Sungai Konaveha dari Yusna, petugas protokol Pemerintah Kabupaten Konaveh Selatan, yang melaporkan bahwa kecelakaan terjadi pada 11:50 WITA ketika sebuah mobil dengan delapan penumpang jatuh dari bawah a pinkara di tepi sungai. sungai Konavekha.

Mobil naas itu melaju melewati pinkar yang menghubungkan desa Lalonggaluku dan desa Laosu, distrik Bondoala, Kabupaten.
Konave.

Berdasarkan laporan, pada pukul 12.30 WITA tim SAR Kendari Basarnas dikerahkan ke lokasi untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.

Jarak ke lokasi kecelakaan sekitar 34,1 kilometer dalam cuaca cerah berawan.

Sedangkan data korban selamat: Murdoko/laki-laki (48), Suhartono/laki-laki (34), Inda Mustikaning Wahyu/perempuan (25), Malif Syuhada/laki-laki (3,5) dan Izza Vahyu Utami/perempuan (2).

Sedangkan data korban dalam pencarian adalah Sri Hasnati/perempuan (41), Sumarsih/perempuan (60) dan Hofifa Eka Shyahrani/perempuan (8).

Korban merupakan warga Desa Lamongjaya, Kabupaten Konave Selatan.

Alat utama yang digunakan untuk mencari korban adalah 1 unit kendaraan penyelamat, 1 unit ambulans, 1 unit perahu karet, dan perlengkapan keselamatan pendukung lainnya.

Artikel sebelumyaPercepat Transformasi Digital, Dirjen SDPPI: Tingkatkan Inovasi Pengelolaan Spektrum Frekuensi Radio
Artikel berikutnyaBMKG peringatkan 19 provinsi berpotensi dilanda banjir bandang