Beranda Trending Miselia berbicara tentang proses manis jatuh cinta dalam single "diam"

Miselia berbicara tentang proses manis jatuh cinta dalam single "diam"

Jakarta (ANTARA) – Solois muda Misellia kembali hadir Belum menikah Judul terakhirnya “Diam-Diam” menceritakan tentang proses jatuh cinta yang manis bagi pendengarnya.

“SAYA senang sebenarnya karena 7 bulan sejak itu Belum menikah yang terakhir terasa begitu lama dan lebih senang lagi karena kali ini saya datang dengan getaran yang berbeda dari lagu-lagu saya sebelumnya,” kata Mizellia mengutip siaran persnya, Rabu.

“Diam-diam” adalah pengalaman baru setelah menyelesaikan dua Belum menikah bertajuk “Hati dan Logika” dan “Unhappy Ending” pada tahun 2021.

Jelas, pengalaman baru ini memberi “Tenang” suasana hati dan warna yang positif dan menyenangkan.

Miselia mengaku lagu ini muncul begitu saja dan mengalir begitu saja dari dalam dirinya, yang ingin menghadirkan nuansa baru untuk menggambarkan perasaan jatuh cinta yang begitu indah dan manis.

“Ini hasil kombinasi jatuh cinta, perasaan nyaman, malu, gugup, senang dan lega bercampur jadi satu,” kata musisi asal Surabaya itu.

terakhir Belum menikah “Diam-diam,” Mizellia berharap para pendengarnya dapat mengungkapkan perasaan yang masih mereka miliki untuk orang-orang terkasih di sekitar mereka.

Menurut wanita kelahiran 2004, perasaan cinta adalah perasaan yang selalu membuat seseorang bahagia dan nyaman.

Single ini akan sangat enak didengar bagi siapa saja yang pernah mengalami perasaan jatuh cinta.

Proses penciptaan “Diam Diam” tak luput dari campur tangan Donn Maula, pencipta lagu dan produser JUKE Musicworks.

Lagu ini menempatkan Billy Ramdhani yang bertanggung jawab atas prosesnya percampuranberkolaborasi dengan label Assemble as eksekutif produsen-miliknya.

“Silent Silent” bisa dinikmati di mana-mana platform streaming digital di Indonesia.

Artikel sebelumyaPKC tidak mau mengadili Surya Darmadi secara pribadi "dalam ketidakhadiran"
Artikel berikutnyaDirkrimsus Polda Bali membeberkan pelaku konten pornografi