Beranda Hukum Mensos menginginkan integritas PAKU dan PKC menjadi budaya antikorupsi.

Mensos menginginkan integritas PAKU dan PKC menjadi budaya antikorupsi.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menginginkan program Integritas PAKU yang dilaksanakan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi budaya pencegahan segala bentuk korupsi.

“Jadi, bagaimana menumbuhkan integritas menjadi budaya pencegahan korupsi selain memperbaiki sistem yang telah kita buat,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini di gedung PKC di Jakarta, Selasa.

Risma berharap melalui kerjasama antara PKC dan Kementerian Sosial, segala bentuk korupsi, khususnya di kementerian yang dipimpinnya, dapat dicegah sebelum terjadi pelanggaran.

“Ini kita sambut baik, meski selama ini saya juga sudah berusaha menerapkannya,” kata mantan Wali Kota Surabaya itu.

Berkat program Integritas PAKU yang digagas oleh lembaga antikorupsi tersebut, upaya yang telah dilakukan selama ini akan jauh lebih mudah dilaksanakan karena PKC membantu secara langsung, katanya.

Apalagi program pendidikan antikorupsi yang diberikan oleh PKC akan langsung menyasar pejabat atau administrator pemerintah dalam jangka pendek dan jangka panjang.

“Jadi akan lebih mudah dan cepat dengan adanya PDA,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, pejabat Kementerian Sosial khususnya eselonnya akan melakukan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan program Integritas PAKU yang disiapkan BPK.

PAKU Integritas merupakan salah satu program pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pemberantasan korupsi khususnya bagi penyelenggara negara di kementerian/lembaga.

Program ini mencakup dua kegiatan utama, yaitu pembekalan anti korupsi (executive briefing) bagi pejabat pemerintah dan mitranya serta pendidikan dan pelatihan pembangunan integritas bagi aparat pemerintah.

PKC memandang Kementerian Sosial sebagai salah satu kementerian dengan peran penting dan strategis. PKC telah melakukan sejumlah studi sistemik, termasuk selama pandemi. Salah satunya terkait kajian pengelolaan bantuan sosial (bansos) tahun 2020.

Artikel sebelumyaPolri Dukung Sinergi TNI yang Dipimpin Jenderal Andik
Artikel berikutnyaIdentifikasi Tiga Aspek Penting, Menkominfo Dorong Kolaborasi Ekosistem untuk Implementasi ASO