Beranda News Menhub Thiaggio Minta Polda Metro Jaya Hilangkan Jaringan Perantara CPNS

Menhub Thiaggio Minta Polda Metro Jaya Hilangkan Jaringan Perantara CPNS

Tidak ada yang bisa membantu selain dirinya sendiri.

Jakarta (ANTARA) –

Menteri PANRB Thiagio Cumolo mendesak Polda Metro Jaya untuk membongkar jaringan dan pihak lain yang terlibat dalam mediasi pemilihan CPNS.
Menteri Thiahjo Kumolo dalam keterangannya di Jakarta, Senin menjelaskan, praktik mediasi Olivia Natania dengan calon pegawai negeri sipil (CPNS) membuat Departemen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menuntut Polda Metro Jaya segera melakukan penyelidikan menyeluruh.
“Kami sudah meminta Polda Metro Jaya untuk mengusut tuntas para calo CPNS, termasuk pihak-pihak yang terlibat,” kata Menteri Tiaggio.
Disebutkan pula, tindakan tegas harus dilakukan terhadap artis cilik Nia Daniati agar menimbulkan efek jera, karena yang bersangkutan sengaja mengatasnamakan Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negeri (BKN).
Menteri Thiaggio menegaskan, pemerintah menjamin ujian yang transparan dan akuntabel untuk seleksi calon dari CPNS atau pegawai negeri sipil (CASN) tanpa memungut biaya sepeser pun.
Menerapkan seleksi CASN menggunakan computer-assisted testing system (CAT) menyulitkan pihak lain untuk mempengaruhi hasil. Bahkan, nilai pemilihan Kompetensi Inti (SKD) CPNS kali ini disiarkan secara langsung melalui akun YouTube BKN.
Jika ditemukan adanya godaan untuk menjadi PNS di luar prosedur dan peraturan yang tidak ditaati, kata Thiaggio, ini jelas penipuan.
“Tidak ada yang bisa membantu selain dirinya sendiri,” kata Menteri Thiaggio.

Untuk itu, Menteri Thiagio Cumolo meminta masyarakat yang mengetahui hal ini untuk segera melaporkannya ke pihak berwajib.

Menteri Thiaggio meminta staf kementerian, departemen, dan otoritas lokal yang bertanggung jawab di bidang pengembangan personel (PPK) untuk saling mengingatkan kepada seluruh pegawainya agar memahami daerah rawan korupsi.
Bidang-bidang tersebut meliputi perencanaan anggaran, hibah bansos, pemungutan pajak, pembelian dan penjualan, pengadaan barang dan jasa, infrastruktur khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Padahal, selama pandemi COVID-19, ada calo vaksin yang melibatkan ASN.
Mantan menteri dalam negeri itu menyayangkan adanya pejabat atau pejabat pemerintah yang terjerat dalam operasi KPK atau operasi Saber Pungli.
Ia meminta seluruh ASN memahami dan memperhatikan strategi nasional antikorupsi agar bisa melakukan tindakan pencegahan korupsi sejak dini.
Menteri Thiaggio mengingatkan ASN untuk berhati-hati dengan informasi di media sosial yang mengandung ujaran kebencian, fitnah, dan upaya memecah belah.
“ASN harus bijak dalam menggunakan media sosial dan selalu jujur ​​dengan kebijakan pemerintah,” kata Menteri Tiaggio.

Artikel sebelumyaPakar Medis UI: "COVID-19 panjang" harus memperhatikan
Artikel berikutnyaKSP dorong kerjasama program vaksinasi di Jambi