Beranda Hukum MAKI: KY harus menghargai "diskon" Hukuman Joko Tyandra

MAKI: KY harus menghargai "diskon" Hukuman Joko Tyandra

Jakarta (ANTARA). Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan Komisi Yudisial (KY) harus mengevaluasi keputusan untuk meringankan hukuman Joko Tyandre jika terjadi suap kepada aparat penegak hukum dan persekongkolan.

“Memang Komisi Yudisial harus melakukan banyak evaluasi, meski tidak bisa mencampuri putusan, tapi bisa menilai putusan yang bisa ‘diabaikan’,” kata Boyamin di Jakarta, Kamis.

Boyamin mengatakan ini sebagai tanggapan atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memangkas hukuman Joko Tyandre dari 4,5 tahun menjadi 3,5 tahun penjara karena menyuap aparat penegak hukum dan konspirasi jahat.

Menurut dia, penilaian KY penting untuk merumuskan alasan pengurangan hukuman yang bisa jadi tidak logis.

Ia mengatakan, fenomena pengurangan hukuman bagi pejabat korup terjadi tidak hanya di tingkat Pengadilan Tinggi dalam kasus Joko Tyandra, tetapi juga terjadi di tingkat Mahkamah Agung (MA), ketika beberapa pejabat korup diberikan hukuman ringan.

Boyamin menambahkan, kata-kata tersebut juga dapat digunakan sebagai penilaian Mahkamah Agung sebagai pedoman bagi hakim agung dan hakim di tingkat banding dan pengadilan negeri.

Sebelumnya, juru bicara Kentucky Miko Ginting mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang meringankan hukuman Joko Tyandre pada Rabu (28/7).

Miko mengatakan KY sedang mencermati putusan tersebut dan beberapa putusan lainnya, terutama mengingat pentingnya persepsi keadilan bagi masyarakat.

Selain itu, terkait erat dengan kepercayaan masyarakat terhadap hakim dan integritas pengadilan di tanah air, kata Miko.

Artikel sebelumyaELSAM: RUU NDP Seharusnya Tidak Memperkenalkan Sanksi Pidana Baru
Artikel berikutnyaAhli vaksin: penderita diabetes tanpa kondisi akut dapat divaksinasi terhadap covid