Beranda Nusantara Mahasiswa UAI Jakarta Tanam 1000 Mangrove di Donggala, Sulawesi Tengah

Mahasiswa UAI Jakarta Tanam 1000 Mangrove di Donggala, Sulawesi Tengah

Penanaman 1000 mangrove merupakan salah satu program yang kami jalankan di Desa Labuan Lelea, Dongala.

Dongala, Sulawesi Tengah (ANTARA) – Mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) di Jakarta menanam 1.000 pohon bakau di Desa Labuan Lelea, Kecamatan Labuan, Kabupaten Dongala, Sulawesi Tengah untuk melestarikan lingkungan.

“Penanaman 1.000 pohon bakau merupakan salah satu program yang kami jalankan di Desa Labuan Lelea, Dongala,” kata Ketua Kelompok Mahasiswa UAI Muhammad Raul di Donggal, Sabtu.

Mahasiswa UAI bekerjasama dengan pemerintah desa Labuan Lelea, tokoh masyarakat, perempuan dan pemuda di desa tersebut bersama-sama menanam 1.000 pohon bakau.

Muhammad Raoul mengatakan penanaman juga merupakan sarana berkomunikasi dengan masyarakat untuk menjaga, melestarikan dan memperbaiki kondisi lingkungan.

Penanaman 1000 mangrove oleh mahasiswa UAI merupakan salah satu kegiatan mahasiswa yang tergabung dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Holistik (PHP2D).

PHP2D merupakan salah satu bentuk pendekatan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa UAI bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Selain penanaman mangrove, Raoul mengatakan dirinya dan 14 mahasiswa UAI juga turut serta dalam penguatan keterampilan warga desa Labuan Lelea berupa peningkatan keterampilan produksi minyak kelapa murni.

“Produksi dan pengembangan minyak kelapa murni atau minyak kelapa murni, ini sebagai upaya untuk mengangkat perekonomian masyarakat Desa Labuan sesuai dengan potensinya,” ujarnya.

Desa Labuan Lelea memiliki sejumlah potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya adalah kelapa.

“Jadi membantu dan mengembangkan keterampilan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat itulah yang kami lakukan untuk masyarakat, membangun potensi yang dimiliki desa,” ujarnya.

“Selain penanaman pohon dan peningkatan keterampilan membuat minyak kelapa murni, kami juga mengadakan sejumlah kegiatan lain yaitu lomba bola voli, pengajian, semua acara dilaksanakan pada tanggal 8-18 September 2021,” ujarnya.

Terkait hal itu, Kepala Desa Labuan Lelea, Kabupaten Dongala Arifin mengatakan, implementasi PHP2D oleh mahasiswa UAI di Jakarta di Labuan Lelea berdampak positif bagi masyarakat.

“Ya, khususnya anak muda yang pernah mengikuti pelaksanaan program mahasiswa UAI di Jakarta. Sebagai perangkat desa, kami menghargai kegiatan adik-adik UAI,” ujarnya.

Arifin mengakui kegiatan PHP2D seperti pelatihan produksi dan pengembangan virgin coconut oil, penanaman 1.000 mangrove, kegiatan olah raga dan seni, serta bakti sosial yang dijalankan mahasiswa UAI telah memberikan dampak positif bagi pemuda di Labuan Lelea.

“Baksos selama acara berlangsung, masyarakat sangat antusias mengikuti program mahasiswa UAI muda Jakarta. Insya Allah program yang dilaksanakan akan terpantau oleh pemerintah desa Labuan Lelea dengan melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Artikel sebelumyaBPBD Banten: Wisatawan Takut Cuaca Pantai Selatan
Artikel berikutnyaBuaya muara di Labuan Batu Utara dititipkan ke BBKSDA Sumut