Beranda Hukum LPSK: 2022 Pengaduan Tertinggi dalam 14 Tahun

LPSK: 2022 Pengaduan Tertinggi dalam 14 Tahun

Bukan karena sambo.

Jakarta (ANTARA) – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut jumlah pengaduan yang masuk ke lembaga tersebut sejak Januari hingga Agustus 2022 merupakan yang tertinggi dalam 14 tahun terakhir.

“Angka ini merupakan rekor baru karena selama 14 tahun ada sekitar 2.000 kasus yang dilaporkan setiap tahunnya,” kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu di Kabupaten Bandung Barat, Jumat.

Edwin mengatakan, jumlah pengaduan yang diterima sejak Januari hingga Agustus 2022 meningkat drastis, yakni sebanyak 4.571 pengaduan. Sementara itu, hanya 3.027 aplikasi yang diterima pada tahun 2021.

Dari total permohonan pada tahun 2021, sebanyak 2.182 orang mengajukan permohonan perlindungan dan 845 orang mendapatkan pendampingan hukum.

Lebih detail, pengaduan yang diterima melalui WhatsApp (WA) mencapai 1.444 aplikasi, melalui surat 1.207 aplikasi, 224 langsung ke LPSK, dan melalui email 80 aplikasi pada tahun 2021.

Pada pertengahan 2022, menurut Edwin, jumlah pengaduan mencapai 3.000, dan hingga Agustus ada 4.571. Peningkatan jumlah permintaan itu bukan karena kasus Ferdy Sambo.

“Tahu tidak, itu bukan karena sambo,” katanya.

Ribuan permohonan yang diterima pun beragam, misalnya dalam kasus pencucian uang (TPPU) sebanyak 2.757 permohonan, kemudian pada kasus pencabulan anak sebanyak 507 permohonan, dan selebihnya merupakan permohonan tindak pidana lainnya. termasuk kasus penipuan investasi.

LPSK memperkirakan jumlah pertanyaan dari masyarakat akan terus meningkat hingga akhir tahun 2022.

“Menurut perkiraan saya, tahun ini mungkin ada 5.000 atau 6.000 aplikasi,” katanya.

Artikel sebelumyaBKKBN: Ketidaktahuan tentang pola hidup sehat adalah akar utama masalah perawakan pendek
Artikel berikutnyaSebab "keluarga cemara" sekarang tersedia sebagai "seri"