Beranda Hukum Kota Bogor Perluas Aplikasi Mobil Ganjil Genap untuk Kendaraan Bermotor

Kota Bogor Perluas Aplikasi Mobil Ganjil Genap untuk Kendaraan Bermotor

Kebijakan ganjil dan genap akan diberlakukan kembali pada Rabu pagi. Lokasi dan aturan tetap sama.

Bogor (ANTARA) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor memutuskan untuk memperpanjang kebijakan kendaraan ganjil genap kota sebagai respons terhadap perluasan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 4 di Jawa dan Bali hingga 9 Agustus 2021.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bogor Bima Arya di Balai Kota Bogor, Selasa, mengatakan, Pemerintah Kota Bogor mengikuti kebijakan yang diambil pemerintah pusat, yakni memperluas pelaksanaan PPKM di Jawa dan Bali.

“Kota Bogor yang terletak di aglomerasi Zhabodetabek berstatus PPKM Level 4, oleh karena itu ketika PPKM diperpanjang hingga 9 Agustus, diperkenalkan aturan PPKM Level 4,” katanya.

Bima Arya menjelaskan, selama bulan pelaksanaan PPKM yang ditetapkan pemerintah pusat sejak 3 Juli tahun lalu, penyebaran COVID-19 di Kota Bogor menurun signifikan.

Jumlah harian kasus COVID-19 di Kota Bogor adalah yang tertinggi, mencapai sekitar 600 kasus per hari, dan kini sudah turun menjadi sekitar 200 kasus per hari.

Jumlah kasus aktif COVID-19 saat itu mencapai 8.000 kasus positif, dan kini telah turun menjadi sekitar 3.000 kasus positif. “Jumlah kasus aktif COVID-19 telah turun secara signifikan,” katanya.

Tingkat hunian tempat tidur (BOR) pasien positif COVID-19 di rumah sakit yang sebelumnya sekitar 82 persen, kini turun menjadi sekitar 65 persen.

Menurut Bima Arya, Kota Bogor harus kembali menurunkan jumlah harian kasus COVID-19 menjadi kurang dari 100 kasus per hari, dan BOR pasien positif COVID-19 di bawah 60 persen, agar Kota Bogor pindah ke PPKM tingkat 3.

Untuk mencapai PPKM level 3, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor harus terus melakukan beberapa langkah proaktif, antara lain memperluas kebijakan ganjil genap untuk kendaraan bermotor.

“Kebijakan ganjil dan paritas akan diterapkan kembali mulai Rabu pagi. Lokasi dan aturannya akan tetap sama seperti sebelumnya,” ujarnya.

Artikel sebelumyaBavaslu Jawa Tengah mewajibkan anggota SKPP untuk divaksinasi
Artikel berikutnyaPolda Kalsel mengatakan 100 gram sabu-sabu dikemas dalam jajanan.