Beranda Hukum Korlantas Polri memperbarui seragam polisi lalu lintas

Korlantas Polri memperbarui seragam polisi lalu lintas

Jakarta (ANTARA) – Polisi Lalu Lintas Republik Indonesia resmi memperbaharui seragam dinas lapangan dan kendaraan operasional polisi lalu lintas.

“Kami melihat perlu ada penyesuaian. Seragam PDL (Field Service Equipment) yang baru ini merupakan modifikasi dari seragam sebelumnya,” kata Kepala Korps Jalan Polri Irjen Firman Shantyabudi dalam keterangannya di Jakarta. , Jumat.

Ia menjelaskan, pergantian seragam itu dilakukan untuk membantu masyarakat dan juga untuk melindungi para petugas di lapangan.

Selain itu, seragam PDL dibuat minimalis untuk memudahkan polisi lalu lintas atau polisi lalu lintas bergerak, merasa nyaman dan waspada jika terjadi kecelakaan.

Firman menjelaskan bahwa beberapa perubahan telah dilakukan pada PDL, termasuk atribut yang dibuat dari bordir yang memiliki tautan nyaman bicara (HT) dan kamera televisidan terbuat dari reflektor sehingga dapat dilihat dari jauh dan menarik perhatian.

“Sebelumnya, penggunaan pin logam pada PDL, yang dapat mempersulit atau mengganggu pergerakan, juga lebih mahal. Jadi bentuk (baru) ini tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga penghematan anggaran,” jelasnya.

Selain itu, Firman mengatakan pada bagian sisi topi polisi lalu lintas, perbedaan mencolok dengan penambahan tartan shillitoe (motif kotak-kotak biru putih) untuk memudahkan masyarakat mengenali personel dari jauh.

“Hewan peliharaan itu memiliki latar belakang titik, sehingga bisa terlihat dari jauh jika polisi dibutuhkan,” imbuhnya.

Selain PDL, Korlantas juga mengubah warna garis merah menjadi putih pada kendaraan operasional polisi lalu lintas.

Menurut Firman, bila menggunakan cahaya putih, mobil petugas bisa terlihat dari jauh.

“Misalnya, ada kendala di jalan yang mengharuskan polisi lalu lintas mengambil keputusan untuk mengubah arus lalu lintas. Putih menunjukkan instruksi atau perintah yang dapat diikuti oleh publik. Warna yang lebih cerah, dalam cuaca buruk atau di malam hari, dapat membuat hidup lebih mudah bagi masyarakat, ”jelasnya.

Firman mengatakan pemutakhiran kendaraan PDL dan polisi lalu lintas telah disetujui Kapolri Jenderal Polisi Listjo Sigit Prabowo, namun hal itu harus dibarengi dengan pelayanan polisi lalu lintas yang jauh lebih baik.

Artikel sebelumyaPublik menunggu ketegasan Kapolri dalam mengusut tiga Kapolri yang terlibat di Sambotgate.
Artikel berikutnyaPolisi menyerukan toleransi untuk persatuan melalui "Suara Rohani Indonesia"