Beranda Warganet Korban banjir di Bengkulu menyediakan ojek untuk membantu orang yang lewat

Korban banjir di Bengkulu menyediakan ojek untuk membantu orang yang lewat

Genangan air yang menutupi Jalan Irian, Desa Sukamerinda, Kota Bengkulu, masih setinggi satu meter sehingga pengendara tidak bisa melewatinya.

Kota Bengkulu (ANTARA). Warga yang terdampak banjir di Jalan Irian, Desa Sukamerindu, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menyediakan ojek bagi masyarakat yang melewati jalan yang tergenang banjir.

“Warga menyediakan ojek rakit untuk memudahkan pengendara melintas tanpa takut macet dan rusak akibat banjir,” kata Hendra Vijaya, ketua RT 09 Desa Sukamerindu Kota Bengkulu, Sabtu.

Dia mengatakan, ide di balik penyediaan ojek rakit adalah untuk memudahkan pengendara melewatinya tanpa takut kendaraannya terendam banjir.

Ia menjelaskan, rakit ojek juga dirancang untuk membantu pengendara tidak berbelok terlalu jauh dan tidak mencari jalan alternatif saat melintasi medan.
Untuk harga, kata dia, masyarakat setempat tidak mematok harga khusus bagi pengemudi yang menggunakan jasa mototaxi rakit.
“Masyarakat di sekitar niat ingin membantu dan mendapatkan imbalan yang tulus dari setiap pengemudi,” kata Hendra Vijaya.
Salah satu tukang ojek rakit, Ida, mengatakan keberadaan ojek sangat membantu pengendara saat hendak menyeberang jalan yang dipenuhi air.
Karena dia lebih suka menggunakan ojek di atas rakit, daripada berbelok cukup jauh.
“Ojek ojek rakit ini sangat membantu kami karena sesampainya di lokasi banjir, kami tidak mengetahui bahwa jalan masih ditutup dan akan memakan waktu yang cukup lama untuk berbelok,” kata Ida.
Sementara genangan air yang menutupi Jalan Irian, Desa Sukamerinda, Kota Bengkulu, masih mencapai satu meter, sehingga pengendara tidak bisa lewat.
Sementara itu, ketinggian air di rumah warga mencapai tiga meter, dan sebagian warga mengungsi di rumah kerabat dan posko terdekat.

Artikel sebelumyaChan TO1 hilang dari tur "DK PBB 2022 AS" di New York karena sakit
Artikel berikutnyaKapal internasional diminta ikut mencari enam nelayan NTT yang hilang.