Beranda News Komandan memberikan instruksi kepada tentara di Bali sebelum pensiun

Komandan memberikan instruksi kepada tentara di Bali sebelum pensiun

Bali (ANTARA) – Panglima TNI Marsekal TNI Marsekal Hadi Tiajanto terus memberikan instruksi kepada prajurit di Bali pada Sabtu, sekaligus mengecek kesiapan Rumah Tahanan Warga Negara Asing (WNA) dari 19 negara yang diizinkan masuk ke Pulau Bogi mulai Oktober. 14, 2021.

Marsekal TNI Hadi Tiajanto terus melakukan berbagai kunjungan kerja dan menjabat Panglima, meski dalam waktu dekat akan pensiun.

Panglima TNI yang tiba di Bali bersama Kapolri Jenderal Paul Listio Sigit Prabovo itu untuk mengecek kesiapan Rutan bagi WNA yang tiba di Bali di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua.

Usai mengecek kesiapan bangsal isolasi, Pangdam melanjutkan pengecekan arus kedatangan turis asing di bandara internasional tersebut. Gusti Ngurah Rai.

Pangdam juga harus memberikan instruksi kepada prajurit TNI saat upacara wisuda pasukan di kawasan bandara, Sabtu.

Pada saat yang sama, Kapolri juga harus memberikan instruksi kepada polisi.

Pada Jumat (10.10 WIB) Panglima memberikan arahan dan pesan kepada prajurit TNI dan anggota Polri di Markas Besar Brigade Infanteri 20 Raider/Ima Jaya Keramo, Timika, Papua.

Dalam pertemuan dengan para prajurit, Panglima menghimbau agar mereka selalu bekerja secara profesional, berpegang pada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Panglima memberi tahu para prajurit bahwa mereka dihadapkan pada tugas yang mulia.

“Tugas di daerah terpencil. Pulau-pulau paling terpencil di sepanjang garis pantai, di desa-desa, di desa-desa menghadapi teroris untuk merawat orang yang terpapar COVID-19 secara isoterm (isolasi terpusat, red.) Disiapkan oleh TNI dan Polri, ”kata Panglima TNI. Marsekal TNI Hadi Tiajanto.

“Tentara TNI juga bertanggung jawab mencerdaskan anak bangsa, salah satunya mendidik anak-anak di perbatasan,” kata Pangdam.

“Semua ada di pundakmu, di pundakmu prajurit TNI, Polri. TNI, Polri!” seru Pangdam yang disambut teriakan para prajurit.

Panglima TNI saat memberikan instruksi di Timik didampingi oleh markasnya, antara lain Panglima Kostradi Letjen Dudung Abdurachman, Letnan Jenderal Pangkogabvilhan III Jeffrey Appoli, Mayjen Kopassus, Mayjen Mohammad Hasan, Dan. Cormar, Mayjen TNI Korps Marinir Suhartono, Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon.

Marsekal TNI Hadi Tiajanto diperkirakan akan pensiun pada November 2021. Namun, hingga saat ini, Presiden RI Joko Widodo belum mengirimkan surat kepresidenan kepada DPR RI terkait penggantian Panglima TNI tersebut.

Presiden RI juga tidak menyebutkan nama-nama calon yang akan diusulkan menggantikan Hadi Tiajanto.

Namun, menurut peraturan perundang-undangan, jabatan Panglima Tertinggi dapat dijabat oleh perwira senior secara bergantian dari masing-masing Angkatan yang saat ini atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.

Jika demikian, maka ada tiga kepala staf yang kemungkinan akan diusulkan presiden sebagai calon panglima, yakni Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara. Staf Fajar Prasetio.

Artikel sebelumyaMukomuko bekerja sama dengan LBH dalam gugatan dari mantan kepala desa
Artikel berikutnyaAlec Baldwin belum menerima tuduhan penembakan apa pun