Beranda Hukum Ketua DPRD Bogorsk Bantah Kerja Sama dengan Petugas PKC dalam kasus Ade...

Ketua DPRD Bogorsk Bantah Kerja Sama dengan Petugas PKC dalam kasus Ade Yasin

Kabupaten Bogor (ANTARA) – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto membantah melakukan kerja sama dengan salah satu petugas PKC, sebagaimana terungkap dalam sidang dugaan suap auditor Direksi oleh Bupati Kabupaten Bogor tidak aktif Ade Yasin.

“PKC adalah lembaga resmi yang kredibel dan tidak boleh diintervensi apalagi kondisi lain,” kata Susmanto di Chibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Menurutnya, tudingan kolaboratif yang terungkap berdasarkan risalah terdakwa Maulana Adam yang merupakan sekretaris Dinas PUPR, bukanlah risalah rapat, karena risalah rapat harus dibuat. ditandatangani oleh peserta rapat dan menjadi hasil rapat.

“Saya tegaskan tidak ada niat apalagi kolusi dengan aparat penegak hukum untuk menjebak siapapun atau pihak manapun dalam kasus ini. Apalagi tudingan itu hanya berdasarkan rekaman saja,” kata politikus Partai Gerindra.

Dia menyebutkan bahwa mengenai berkas Adam, dia juga mengakui bahwa dia telah diklarifikasi atau diinterogasi oleh PKC sekitar sebulan yang lalu. “Saya menghormati gugatan yang sedang berjalan, biarkan APH (aparat penegak hukum) memutuskan apa yang harus dilakukan,” katanya.

Sebelumnya, sidang kasus dugaan suap terhadap auditor Direksi pada Senin (5/9) langsung dimulai saat kuasa hukum Yasin Dinalara Butarbutar mengungkap adanya kerja sama antara DPRD Kabupaten Bogor dengan salah satu pengurus PKC.

Butarbutar bersaksi pada saat itu bahwa ada kolaborasi yang memaksa kliennya untuk berurusan dengan PKC. Fakta ini pun mengundang tepuk tangan dari para peserta sidang kepada jaksa PKC.

Kerja sama itu terungkap berdasarkan notulen rapat di laptop Adam yang masuk dalam protokol pencarian.

Artikel sebelumyaPM Yunani mengumumkan langkah-langkah tambahan untuk memerangi krisis energi dan inflasi
Artikel berikutnyaColin Farrell dan Blanchett memenangkan Aktor Terbaik di Festival Film Venesia.