Beranda News Keselamatan Mandalika World Superbike membutuhkan dedikasi dan profesionalisme

Keselamatan Mandalika World Superbike membutuhkan dedikasi dan profesionalisme

Sebulan sebelum ini dilakukan, itu harus disiapkan

Lombok Tengah (ANTARA) – Badan Keamanan Kepolisian Negara (Baharkam) meminta Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) (Polda) mengembangkan konsep pengamanan Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, Kuta. , Kabupaten Lombok Tengah, dengan fokus pada profesionalisme.

“Saya telah menugaskan Kapolda NTB untuk mengembangkan konsep yang benar-benar fokus dan profesional untuk menjamin keamanan objek wisata superprioritas Mandalik ini,” kata Comjen Paul Arif Sulistyanto, Kepala Direktorat Keamanan Polri (Kabaharkam), di sela-sela. Review Kesiapan Infrastruktur Sirkuit Mandalika untuk WSBK.2021, Lombok Tengah, Sabtu.

Peninjauan juga dihadiri Kapolres Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Paul Mohammad Iqbal, serta pihak terkait lainnya, khususnya Dirut The Mandalika Bram Subiandoro beserta jajaran pimpinan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. , PT Indonesia Tourism Development (Persero) atau Pengembangan Pariwisata Indonesia. Perusahaan (ITDC)

Ia juga meminta agar konsep keselamatan yang dilakukan secara representatif bisa diterapkan sebulan sebelum ajang balap dunia yang akan berlangsung pada 12-14 November 2021 ini.

“Sebulan sebelum dilaksanakan harus disiapkan agar bisa menjaga kelancaran operasional di sana (Skema Mandalika),” ujarnya.

Direktur Utama Mandalika Bram Subiandoro mengatakan pengerjaan jalan lingkar tersebut sudah hampir rampung.

Sejumlah masalah yang saya temui menemukan solusi yang tepat.

“Secara keseluruhan permasalahan yang muncul dapat teratasi dengan dukungan dari Polres NTB dan jajarannya di garda terdepan,” kata Bram.

Komen Paul Arif juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres NTB dan jajarannya yang telah membantu pemerintah menyelesaikan semua persoalan di daerah, mulai dari sengketa hingga memprakarsai penyelesaian sengketa bagi warga setempat.

Artikel sebelumyaPencipta BEM SI menyatakan bahwa Pandawa Nusantara
Artikel berikutnyaKeempat penerima kekayaan Asabri itu divonis bersalah.